Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Kamis, 6 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • prabowo
  • MBG
  • Piala Dunia 2026
  • Purbaya
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Ekonomi Bisnis / Pajak Marketplace Ditunda ke November 2026, yang Telanjur Dipungut Dikembalikan
Ekonomi Bisnis

Pajak Marketplace Ditunda ke November 2026, yang Telanjur Dipungut Dikembalikan

Nisa-OWRITEowrite-adi-briantika
Last updated: Agustus 6, 2026 2:06 pm
By
Anisa Aulia
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi bisnis, dengan fokus isu ekonomi makro...
Follow:
Adi Briantika
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Follow:
1 jam lalu
Share
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjawab pertanyaan wartawan saat konferensi pers di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu (5/8/2026).
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjawab pertanyaan wartawan saat konferensi pers di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu (5/8/2026). (ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/nym.)
SHARE

Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan resmi menunda pemberlakukan pemungutan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 kepada pedagang online oleh marketplace hingga 31 Oktober 2026. Penundaan dilakukan untuk menjaga daya beli masyarakat.

Daftar isi Konten
  • Alasan Penundaan
  • Mundur

Keputusan itu tertuang melalui Pengumuman Nomor PENG-46/PJ.09/2026 yang diterbitkan pada Rabu, 5 Agustus 2026.

“Ditunda sampai dengan 31 Oktober 2026. Pemungutan PPh Pasal 22 berdasarkan ketentuan tersebut mulai berlaku pada 1 November 2026,”

kata Direktur Penyuluhan Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat Kementerian Keuangan Inge Diana Rismawanti dalam keterangannya Kamis, 6 Agustus 2026.
Baca juga:
Viral Isu Gaji Manajer Kopdes Rp16 Juta per Bulan, Purbaya:… Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa merespons isu yang beredar terkait gaji manajer…
Cair Pekan Depan, Purbaya 'Guyur' Kas Daerah Rp20,5 Triliun demi… Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pemerintah akan menggelontorkan Rp20,5 triliun kepada…
Ekonomi Kuartal II-2026 Tumbuh 5,29 Persen, Airlangga dan Purbaya Kompak… Menteri-menteri ekonomi Kabinet Merah Putih merespons pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal II-2026 yang…
  • Viral Isu Gaji Manajer Kopdes Rp16 Juta per Bulan, Purbaya: Kegedean, Saya…
  • Cair Pekan Depan, Purbaya 'Guyur' Kas Daerah Rp20,5 Triliun demi Gaji ASN…
  • Ekonomi Kuartal II-2026 Tumbuh 5,29 Persen, Airlangga dan Purbaya Kompak Bilang Gini

Alasan Penundaan

Inge menjelaskan penundaan tersebut karena pemerintah tengah menjaga daya beli masyarakat di tengah tekanan daya beli.

“Penundaan waktu pemberlakuan ini dilakukan sebagai upaya menjaga daya beli masyarakat di tengah kondisi ekonomi yang masih menjadi perhatian pemerintah,”

ujar dia.

Adapun dengan penundaan ini, maka keputusan Direktur Jenderal Pajak mengenai penunjukan marketplace sebagai pemungut PPh Pasal 22 yang telah diterbitkan akan dibatalkan dan dilakukan penunjukan kembali.

Sedangkan untuk pajak yang sudah terlanjur dipungut marketplace sejak penunjukan diberlakukan, DJP memastikan dana tersebut akan dikembalikan oleh marketplace kepada pedagang yang bersangkutan.

“PPh Pasal 22 yang telah dipungut oleh marketplace dari pedagang dalam negeri sehubungan dengan penunjukan yang telah diterbitkan sebelumnya, akan dikembalikan oleh marketplace kepada pedagang dalam negeri,”

terang dia.

Meski demikian, penundaan pungutan pajak ini dipastikan tidak mengubah substansi kebijakan, melainkan hanya menunda waktu pemberlakuan.

Mundur

Kebijakan pemungutan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 seharusnya berlaku 1 Agustus 2026. Namun, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai bahwa daya beli masyarakat belum membaik. 

“Pajak marketplace akan kami tunda, tidak berjalan Agustus ini. Kami tunda sampai daya beli (publik) membalik,”

ucap dia.

Purbaya menilai data pertumbuhan ekonomi yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS) tumbuh 5,29 persen pada kuartal II, belum cukup kuat untuk penerapan pajak. 

“5,29 persen belum kuat, kami ingin tumbuh lebih cepat lagi. Kalau indikasi (benar) membaik akan kami terapkan lagi,”

tutur dia.
Baca juga:
Pajak Marketplace Batal Berlaku 1 Agustus 2026, Purbaya: Sampai Daya… Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menunda penerapan pemungutan Pajak Penghasilan (PPh) bagi…
Purbaya Rayu Toyota Pindahkan Basis Manufaktur dari Thailand ke RI:… Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menawarkan insentif besar-besaran kepada Toyota bila perusahaan…
Usai Gelontorkan Rp400 Triliun, Purbaya Buka Opsi Tambah Dana ke… Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mempertimbangkan menambah penempatan dana pemerintah di perbankan…
  • Pajak Marketplace Batal Berlaku 1 Agustus 2026, Purbaya: Sampai Daya Beli Membaik
  • Purbaya Rayu Toyota Pindahkan Basis Manufaktur dari Thailand ke RI: Saya Beri…
  • Usai Gelontorkan Rp400 Triliun, Purbaya Buka Opsi Tambah Dana ke Perbankan
Tag:DJPKemenkeuMarketplacePajakpedagangPPh 22Purbaya
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Follow:
Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi bisnis, dengan fokus isu ekonomi makro serta berbagai kebijakan ekonomi yang memengaruhi dunia usaha dan perekonomian Indonesia.
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Dari Court ke Street, Sepatu Basket Berubah Jadi Statement Fashion
By Syifa Fauziah
Sepatu Basket
1
Babak Baru Polemik Tudingan Wartawan ‘Gerombolan Sirkus’, Deddy Sitorus Siapkan Langkah Hukum
By Rika Pangesti
Anggota Komisi II DPR RI Deddy Yevri Sitorus.
2
Berkas P21, Tersangka Tambang Ilegal Anton Timbang Bebas ‘Main’ di Istana
By Rahmat Baihaqi
Ilustrasi Anton Timbang di Istana Negara.
3
Persib Incar Trofi Kedua Piala Presiden, Tapi Igor Tolic Tak Mau Remehkan Persebaya
By Hadi Febriansyah
Persib Bandung
4
Bukan Pedoman Teknis, MPR Ungkap PPHN Bakal Jadi Kompas Filosofis bagi Semua Lembaga Negara
By Rika Pangesti
Ketua MPR Ahmad Muzani usai rapat gabungan MPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 5 Agustus 2026.
5

BERITA LAINNYA

Presiden Prabowo Subianto (kiri) didampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka (kedua kiri) bersiap memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (15/12/2025).
Ekonomi Bisnis

APBN Jangan Hanya Bangun Proyek, Pendapatan Rakyat Harus Jadi Prioritas

Pengamat ekonomi kreatif Febryan Wishnu menilai, Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN)…

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
By
Rahmat Tunny
Amin Suciady
13 menit lalu
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memaparkan situasi keuangan negara pada konferensi pers APBN KiTa edisi Juli 2026 di Jakarta, Selasa (21/7/2026).
Ekonomi Bisnis

Viral Isu Gaji Manajer Kopdes Rp16 Juta per Bulan, Purbaya: Kegedean, Saya Dengar UMP Lebih Sedikit

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa merespons isu yang beredar terkait gaji manajer…

Nisa-OWRITEHardani Triyoga
By
Anisa Aulia
Hardani Triyoga
33 menit lalu
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjawab pertanyaan wartawan saat konferensi pers di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu (5/8/2026).
Ekonomi Bisnis

Cair Pekan Depan, Purbaya ‘Guyur’ Kas Daerah Rp20,5 Triliun demi Gaji ASN dan PPPK

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pemerintah akan menggelontorkan Rp20,5 triliun kepada…

Nisa-OWRITEowrite-adi-briantika
By
Anisa Aulia
Adi Briantika
50 menit lalu
Ilustrasi pengeboran minyak. (Sumber: Unsplash/Mohamed Fsili)
Ekonomi Bisnis

Harga Minyak Turun, Investor Masih Yakin Perang AS-Iran Berakhir dan Hormuz Kembali Dibuka

Harga minyak turun pada perdagangan Kamis, 6 Agustus 2026. Penurunan harga terjadi…

Nisa-OWRITEHardani Triyoga
By
Anisa Aulia
Hardani Triyoga
3 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up