Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Jumat, 7 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • prabowo
  • MBG
  • Piala Dunia 2026
  • Purbaya
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Ekonomi Bisnis / Soal Kuota Nikel dan Batu Bara, Indef Minta Pemerintah ‘Buka Kartu’ RKAB 2026
Ekonomi Bisnis

Soal Kuota Nikel dan Batu Bara, Indef Minta Pemerintah ‘Buka Kartu’ RKAB 2026

iren natania longdongowrite-adi-briantika
Last updated: Agustus 6, 2026 3:35 pm
By
Natania Longdong
iren natania longdong
ByNatania Longdong
News Reporter
Natania Longdong adalah jurnalis di Owrite yang berfokus pada isu internasional, energi, dan lingkungan. Dengan pengalaman lebih dari empat tahun meliput untuk Viva.co.id, Liputan6.com, dan Tirto.id,...
Follow:
Adi Briantika
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Follow:
1 hari lalu
Share
Kapal tongkang pengangkut batu bara melintas di Sungai Musi, Palembang, Sumatera Selatan, Selasa (21/7/2026).
Kapal tongkang pengangkut batu bara melintas di Sungai Musi, Palembang, Sumatera Selatan, Selasa (21/7/2026). (ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/sgd)
SHARE

Indef Green Transition Initiative (GTI) mendesak pemerintah membuka secara transparan dasar penentuan kuota dalam revisi Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) 2026 untuk komoditas nikel dan batu bara. 

Kejelasan arah kebijakan dinilai penting agar pelaku usaha memiliki kepastian dalam menjalankan investasi dan produksi.

“Pemerintah perlu memberikan kepastian arah kebijakan dan dasar penghitungan kuota. Tujuan RKAB, baik untuk mengendalikan produksi, menjaga harga, memenuhi kebutuhan smelter, maupun melindungi cadangan, harus dijelaskan secara terbuka,”

kata Direktur Indef GTI Imaduddin Abdullah dalam pernyataannya, dikutip Kamis, 6 Agustus 2026.
Baca juga:
Batu Bara Sitaan Laku Keras, ESDM Keruk PNBP Rp20,98 Miliar… Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melelang 76.742 metrik ton (MT)…
BI Ungkap Penyebab Cadangan Devisa RI Tergerus Jadi US$145,3 Miliar… Bank Indonesia (BI) mencatat posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Juli 2026…
Revisi RKAB 2026: Indef Ingatkan Pemerintah Tak Sekadar Pembagian Kuota… Indef Green Transition Initiative (GTI) mengingatkan pemerintah agar revisi Rencana Kerja dan…
  • Batu Bara Sitaan Laku Keras, ESDM Keruk PNBP Rp20,98 Miliar Lewat Lelang…
  • BI Ungkap Penyebab Cadangan Devisa RI Tergerus Jadi US$145,3 Miliar per Juli…
  • Revisi RKAB 2026: Indef Ingatkan Pemerintah Tak Sekadar Pembagian Kuota Nikel dan…

Pertimbangan Komprehensif

Selain itu, Indef meminta pemerintah menetapkan indikator jelas dalam memberikan tambahan kuota produksi. Imaduddin berujar penyesuaian RKAB sebaiknya tidak dilakukan secara merata, melainkan berdasarkan kebutuhan pasar, kinerja perusahaan, kepatuhan terhadap kewajiban, hingga potensi risiko kelebihan pasok.

“Tambahan kuota perlu diberikan secara selektif berdasarkan indikator yang jelas,”

ujar dia.

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah membuka pengajuan revisi RKAB 2026 sejak Juli 2026. Kebijakan ini menjadi perhatian pelaku usaha karena berkaitan dengan kepastian kuota produksi batu bara dan bijih nikel di tengah kebutuhan industri domestik, dinamika harga komoditas, serta upaya menjaga penerimaan negara dan konservasi cadangan mineral.

Baca juga:
Lawan Cap 'Sok Tahu' Bahlil: Greenpeace Ungkap Tambang Nikel Masih… Greenpeace Indonesia membantah tudingan "sok tahu" yang dilontarkan Menteri Energi dan Sumber…
Bahlil: RKAB Tambang Bakal Diprioritaskan bagi Perusahaan dengan Royalti Tinggi Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyatakan pemerintah akan…
Kata Bahlil Soal Polemik Ekspor LTJ yang Bikin Panas Pelaku… Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia buka suara mengenai…
  • Lawan Cap 'Sok Tahu' Bahlil: Greenpeace Ungkap Tambang Nikel Masih Intai Raja…
  • Bahlil: RKAB Tambang Bakal Diprioritaskan bagi Perusahaan dengan Royalti Tinggi
  • Kata Bahlil Soal Polemik Ekspor LTJ yang Bikin Panas Pelaku Usaha
Tag:Batu baraIndef Green Transition InitiativeInvestasinikelproduksiRKAB
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
iren natania longdong
ByNatania Longdong
News Reporter
Follow:
Natania Longdong adalah jurnalis di Owrite yang berfokus pada isu internasional, energi, dan lingkungan. Dengan pengalaman lebih dari empat tahun meliput untuk Viva.co.id, Liputan6.com, dan Tirto.id, ia dikenal lewat reportase mendalam soal bisnis, pertambangan, dan dampak kebijakan energi terhadap masyarakat.
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Prabowo Injak dan Banting Genteng Sabut Kelapa BRIN: Cikal Bakal ‘Gentengnisasi’ Rumah Rakyat?
By Natania Longdong
Presiden Prabowo Subianto memberikan arahan dalam acara pertemuan dengan periset dan peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di halaman Istana Negara, Jakarta, Kamis (6/8/2026).
1
Persib Gagal Adu Penalti! Persebaya Cetak Sejarah Jadi Juara Baru Piala Presiden 2026
By Hadi Febriansyah
Persebaya Juara Piala Presiden 2026. (Sumber: Media Piala Presiden)
2
Kapolresta Banda Aceh Diamankan Propam Mabes Polri, Dugaan Kasus Narkoba Bikin Geger!
By Rahmat Baihaqi
Ilustrasi Mabes Polri amankan perwira polisi.
3
Gianni Infantino Tertekan, FIFA Akui Kesalahan soal Rencana Jual Saham Piala Dunia
By Hadi Febriansyah
Gianni Infantino
4
Rupiah Dibuka Loyo ke Level Rp17.935! Ancaman dari Timur Tengah Mulai Menghantui Pasar
By Anisa Aulia
Petugas menunjukan uang pecahan dolar AS dan rupiah di Bank BSI, Jakarta.
5

BERITA LAINNYA

Presiden Prabowo Subianto memberikan arahan dalam acara pertemuan dengan periset dan peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di halaman Istana Negara, Jakarta, Kamis (6/8/2026).
Ekonomi Bisnis

Kepuasan terhadap Prabowo Anjlok, Publik Lebih Percaya Kondisi Ekonomi Riil daripada Angka Pemerintah

Tingkat kepuasan publik terhadap kinerja pemerintahan Presiden Prabowo Subianto menurun tajam sekitar…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
59 menit lalu
Karyawan menghitung uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Jakarta. (Sumber: Antara Foto/Indrianto Eko Suwarso/kye)
Ekonomi Bisnis

Akhir Pekan Ditutup Menghijau, Rupiah Menguat Rp17.897 per Dolar AS dan IHSG Naik 1,04 Persen

Nilai tukar rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kompak ditutup menguat…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
1 jam lalu
Ilustrasi Rumah Tapak.
Ekonomi Bisnis

Penjualan Rumah Membaik di Kuartal II-2026, Masih Ada 70 Persen Pembeli Andalkan KPR

Bank Indonesia (BI) mencatat, adanya perbaikan penjualan rumah dan kenaikan harga properti…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
2 jam lalu
Gedung Kementerian ESDM. (Sumber: Google Street View)
Ekonomi Bisnis

Harga Batu Bara Merosot, ESDM Pangkas HBA Agustus Jadi US$124,44 per Ton

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menurunkan Harga Batu bara Acuan…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
2 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up