Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Jumat, 14 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • prabowo
  • Korupsi
  • MBG
  • Piala Dunia 2026
  • Prabowo Subianto
  • Purbaya
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Ekonomi Bisnis / Ekonomi RI Tumbuh 5,29 Persen, Tapi 7,22 Juta Orang Menganggur dan 43.805 Kena PHK
Ekonomi Bisnis

Ekonomi RI Tumbuh 5,29 Persen, Tapi 7,22 Juta Orang Menganggur dan 43.805 Kena PHK

Nisa-OWRITEdusep-malik
Last updated: Agustus 13, 2026 5:43 pm
By
Anisa Aulia
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi bisnis, dengan fokus isu ekonomi makro...
Follow:
Dusep Malik
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Follow:
1 hari lalu
Share
Sejumlah pekerja berada di area ruang produksi yang sudah berhenti operasionalnya selama satu bulan di pabrik PT Victory Apparel Indonesia di kawasan Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, Jawa Tengah. (Sumber: Antara Foto/Makna Zaezar/nz)
Sejumlah pekerja berada di area ruang produksi yang sudah berhenti operasionalnya selama satu bulan di pabrik PT Victory Apparel Indonesia di kawasan Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, Jawa Tengah. (Sumber: Antara Foto/Makna Zaezar/nz)
SHARE

Pemerintah menilai perekonomian Indonesia saat ini masih tumbuh positif di tengah berbagai tekanan global. Namun, Kabinet Bayangan meragukan klaim pemerintah, sebab masih ditemukan sejumlah masalah mulai dari tingkat pengangguran hingga kondisi masyarakat sebenarnya.

Daftar isi Konten
  • Pengangguran Capai 7 Juta Orang
  • Korban PHK
  • Kondisi Ekonomi versi Kabinet Bayangan
  • Data Ekonomi Disulap

Badan Pusat Statistik (BPS) sendiri sudah melaporkan pertumbuhan ekonomi kuartal II-2026 sebesar 5,29 persen secara tahunan (year on year/yoy). Angka itu melambat bila dibandingkan pertumbuhan kuartal I-2026 yang mencapai 5,61 persen.

Konsumsi rumah tangga masih menjadi sumber pertumbuhan tertinggi ekonomi kuartal II-2026 sebesar 2,67 persen, yang diikuti oleh Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) sebesar 2,06 persen.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menilai pertumbuhan ekonomi di kuartal II-2026 sebesar 5,29 persen merupakan angka yang baik, di tengah tekanan konflik global. 

Indonesia masih mampu tumbuh di kuartal II sebesar 5,29 persen, dan seperti kita ketahui tidak ada event besar seperti Lebaran karena ini sudah masuk di kuartal I. Jadi angka 5,29 persen ini angka yang cukup baik,”

ujar Airlangga dikutip Kamis, 13 Agustus 2026.
Baca juga:
Dana Desa Dipangkas Bikin Gaji PPPK Tersendat, Daerah Tertekan Hingga… Menteri Dalam Negeri dan Keamanan Negara Kabinet Bayangan Armand Suparman menilai, pemangkasan…
MBG dan Kopdes Bikin Uang Desa Mandek, Lapangan Kerja Tak… Akademisi Universitas Gadjah Mada Media Wahyudi Askar, mengkritik pengelolaan anggaran negara yang…
Prabowo Bidik Ekonomi RI Tumbuh 6 Persen hingga Rupiah Rp17.500… Presiden Prabowo Subianto membidik pertumbuhan ekonomi pada 2027 sebesar 6 persen. Artinya,…
  • Dana Desa Dipangkas Bikin Gaji PPPK Tersendat, Daerah Tertekan Hingga Kantor Dibakar
  • MBG dan Kopdes Bikin Uang Desa Mandek, Lapangan Kerja Tak Tumbuh
  • Prabowo Bidik Ekonomi RI Tumbuh 6 Persen hingga Rupiah Rp17.500 per Dolar…

Pengangguran Capai 7 Juta Orang

Pencari kerja antre untuk mendaftar pekerjaan di Bursa Kerja 2026, Vivo Mall, Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (5/8/2026).
Pencari kerja antre untuk mendaftar pekerjaan di Bursa Kerja 2026, Vivo Mall, Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (5/8/2026). (ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/nz.)

Di samping itu, persoalan ketenagakerjaan masih menjadi pekerjaan rumah. Jumlah Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) mencapai 7,22 juta orang per Mei 2026, meski turun jika dibandingkan Februari 2026 yang sebanyak 7,24 juta orang.

BPS mencatat, jumlah angkatan kerja sebesar 155,41 juta orang, dari jumlah tersebut sebanyak 148,19 orang telah bekerja. Bila dirinci, orang bekerja penuh mencapai 98,983 juta orang, paruh waktu 38,419 juta orang, dan setengah pengangguran sebanyak 10,787 juta orang.

Namun, mayoritas pekerja belum bekerja secara formal. Untuk pekerja yang bekerja di sektor informal mencapai 59,30 persen atau 87,88 juta orang. Sedangkan yang bekerja di sektor formal sebanyak 60,31 juta orang atau 40,70 persen. 

Korban PHK

Sejumlah pekerja berada di area ruang produksi yang sudah berhenti operasionalnya selama satu bulan di pabrik PT Victory Apparel Indonesia di kawasan Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, Jawa Tengah, Senin (27/7/2026).
Sejumlah pekerja berada di area ruang produksi yang sudah berhenti operasionalnya selama satu bulan di pabrik PT Victory Apparel Indonesia di kawasan Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, Jawa Tengah, Senin (27/7/2026). (Sumber: Antara Foto/Makna Zaezar/nz)

Sementara itu, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) melalui situs Satu Data mengungkapkan jumlah orang yang di PHK mencapai 43.805 tenaga kerja pada periode Januari-Juli 2026. Korban PHK naik 11.416 orang atau 35,25 persen bila dibandingkan periode Januari hingga Juni 2026 sebanyak 32.389 orang tenaga kerja.

Tenaga kerja yang di PHK ini merupakan yang terdaftar dalam program Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP). Mereka yang di PHK paling banyak di Provinsi Jawa Barat yaitu sekitar 20,16 persen dari total tersebut.

Adapun untuk Jawa Barat pekerja yang di PHK sebanyak 8.830 orang, diikuti oleh Jawa Timur mencapai 4.781 orang, dan Banten sebesar 4.767 orang.

Kondisi Ekonomi versi Kabinet Bayangan

Ketimpangan kota di DKI Jakarta. (Sumber: Unsplash/Iqro Rinaldi)
Ketimpangan kota di DKI Jakarta. (Sumber: Unsplash/Iqro Rinaldi)

Menteri Keuangan dan Tata Kelola Anggaran Kabinet Bayangan Bhima Yudhistira Adhinegara menilai kondisi riil di masyarakat saat ini memburuk. Menurutnya, saat ini masyarakat kelas menengah sedang dalam mode survival mode alias mode bertahan hidup.

Kondisi riil di masyarakat memburuk, bukan lagi makan tabungan tapi sudah makan pinjaman dan gadai. Masyarakat terutama kelas menengah sedang survival mode,”

kata Bhima kepada Owrite.

Di lain sisi, Bhima juga meragukan data yang rilis oleh BPS bahwa ekonomi Indonesia pada kuartal II-2026 tumbuh 5,29 persen secara tahunan. Sebab, data BPS dinilai bertentangan dengan berbagai indikator ekonomi lainnya

Kami meragukan data BPS karena bertentangan dengan berbagai indikator ekonomi lainnya. Bias data nya terlalu jauh,”

jelasnya.

Bhima menyoroti, sektor perdagangan di kuartal II-2026 tumbuh 6,39 persen yoy. Padahal indeks penjualan riil BI secara tahunan masih mengalami kontraksi.

Bank Indonesia (BI) mencatat Indeks Penjualan Riil (IPR) pada April 2026 terkontraksi 11,6 persen secara bulanan, Mei kontraksi 1,5 persen secara mtm. Sedangkan pada Juni secara bulanan membaik tumbuh 0,7 persen, namun terkontraksi 3 persen secara tahunan.

Soal perdagangan bisa tumbuh 6,39 persen yoy disaat indeks penjualan riil BI sepanjang kuartal yang sama alami kontraksi berturut-turut. Karena tidak sinkron, maka penjelasan satu-satunya adalah memasukkan impor pickup dan truk Kopdes Merah Putih ke dalam statistik perdagangan. Padahal dampak ke ekonominya kan kecil karena impor,”

jelasnya.

Data Ekonomi Disulap

Selain itu, ragunya Bhima terhadap realisasi pertumbuhan ekonomi karena sektor akomodasi makanan dan minuman tumbuh sebesar 10,6 persen secara tahunan. Pertumbuhan itu karena semakin luasnya jangkauan penerima manfaat Makanan Bergizi Gratis (MBG).

Padahal program MBG problematis dan tenaga kerja yang terserap juga informal. Artinya, ekonomi cuma didorong belanja pemerintah yang artifisial,”

jelasnya.

Dengan demikian, Bhima bersama Kabinet Bayangan memperkirakan ekonomi Indonesia pada kuartal II-2026 seharusnya hanya tumbuh sebesar 4,8 persen. Artinya, lebih rendah dari data BPS sebesar 5,29 persen.

4,8 persen hingga 5 persen yoy (pada kuartal II),”

jelasnya.

Sedangkan untuk jumlah angka pengangguran yang dirilis BPS, Bhima menyoroti data tersebut. Ia menilai, saat ini kualitas lapangan pekerjaan semakin memburuk, dan ekonomi semakin rentan.

Angka pengangguran juga bermasalah karena lonjakan pekerja informal dan pekerja mandiri tinggi. Kualitas lapangan kerjanya memburuk. Ekonomi makin rentan,”

jelasnya.
Baca juga:
Kuliah Makin Tinggi, Tapi Kerja Makin Sulit: Bonus Demografi Terancam… Meningkatnya jumlah lulusan sarjana setiap tahun membuat persaingan di pasar kerja Indonesia…
Anggaran MBG dan Kopdes Diusulkan Digeser ke BLK, Lapangan Kerja… Menteri Perekonomian Kabinet Bayangan Media Wahyudi Askar, mendorong pemerintah memperkuat Balai Latihan…
Feri Amsari Sentil Seskab Teddy: Kelola Negara Harus Pakai Data,… Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Kabinet Bayangan, Feri Amsari mengkritik cara pengelolaan negara…
  • Kuliah Makin Tinggi, Tapi Kerja Makin Sulit: Bonus Demografi Terancam Sia-Sia
  • Anggaran MBG dan Kopdes Diusulkan Digeser ke BLK, Lapangan Kerja Bisa Meledak
  • Feri Amsari Sentil Seskab Teddy: Kelola Negara Harus Pakai Data, Bukan “Pokoknya…
Tag:BPSKabinet BayanganKelas menengahlapangan kerjapengangguranPertumbuhan EkonomiPHK
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Follow:
Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi bisnis, dengan fokus isu ekonomi makro serta berbagai kebijakan ekonomi yang memengaruhi dunia usaha dan perekonomian Indonesia.
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Follow:
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Prabowo Tak Singgung Nasib Guru PPPK Dalam Pidato, Begini Respon DPR
By Rahmat Tunny
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI Tahun 2026 di Kompleks Parlemen, Jakarta. (Sumber: Antara Foto/Dhemas Reviyanto/bay/kye)
1
Prabowo Klaim Kerja Habis-habisan untuk Rakyat: Kalender Saya Tidak Ada Tanggal Merah
By Natania Longdong
Presiden RI Prabowo Subianto saat pidato di Sidang Tahunan MPR.
2
Komeng Sentil Pelaksanaan MBG: Program Presiden Bagus, Cuma yang Kerjanya Aja Nggak Bener
By Rika Pangesti
Anggota DPD Alfiansyah Bustami alias Komeng. (Foto: Owrite/Rika Pangesti).
3
Di Sidang Tahunan MPR, Prabowo Minta Panglima TNI dan Kapolri Usut 1.000 Tambang Ilegal
By Natania Longdong
Presiden Prabowo Subianto di Sidang Tahunan MPR tahun 2026. (Sumber: Dok. DPR)
4
Jokowi Hadir di Sidang Tahunan MPR, Megawati dan SBY Absen
By Rika Pangesti
Presiden Prabowo Subianto tiba di Gedung MPR/DPR/DPD. (Sumber: Dok. DPR)
5

BERITA LAINNYA

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa di Kantor Pusat DJP (Sumber: Owrite/Anisa Aulia)
Ekonomi Bisnis

Purbaya Pasang Target Perpajakan Rp2.908 Triliun pada 2027, Ini yang Bakal Dibenahi

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menargetkan penerimaan perpajakan pada 2027 sebesar Rp2.908…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
2 jam lalu
Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian
Ekonomi Bisnis

Tito Beberkan Masalah Fiskal Pemda Saat Ini: Pendapatan Anjlok Tapi Belanja Tetap Jalan

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyoroti tekanan fiskal yang dihadapi pemerintah daerah…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
3 jam lalu
Presiden Prabowo Subianto tiba di Gedung MPR/DPR/DPD. (Sumber: Dok. DPR)
Ekonomi Bisnis

Minta Persetujuan DPR, Prabowo Targetkan Bursa Komoditas RI Beroperasi 1 Januari 2027

Presiden Prabowo Subianto menargetkan Indonesia memiliki bursa mineral dan komoditas strategis sendiri…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
3 jam lalu
Presiden Prabowo Subianto di Sidang RAPBN 2027. (Sumber: Dok. DPR)
Ekonomi Bisnis

Prabowo Pasang Harga Mati Komoditas RI: Tak Cocok Harga, Simpan untuk Anak Cucu

Presiden Prabowo Subianto menegaskan Indonesia tidak boleh terus menjadi negara penghasil komoditas…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
3 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up