Harga emas global naik untuk sesi perdagangan ketiga berturut-turut pada Selasa, seiring meredanya kekhawatiran investor terhadap kemungkinan kenaikan suku bunga Amerika Serikat (AS) pada bulan depan. Investor kini menantikan risalah pertemuan terbaru Federal Reserve (The Fed) untuk mendapatkan petunjuk baru mengenai arah kebijakan moneter.
Dilansir dari Economic Times, pada Selasa 18 Agustus 2026, harga emas di pasar spot naik 0,2 persen menjadi US$4.424,28 per troy ounce pada pukul 01.30 GMT. Sementara itu, kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Desember naik tipis 0,2 persen menjadi US$4.480,90 per troy ounce.
Dolar AS bertahan di sekitar level terendah dalam beberapa bulan terhadap sebagian besar mata uang utama. Pelemahan dolar AS membuat logam yang dihargai dalam dolar menjadi lebih murah bagi pemegang mata uang lainnya.







