Nilai tukar rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup tidak sejalan pada Selasa, 18 Agustus 2026. Rupiah ditutup melemah, sedangkan IHSG menguat.
IHSG tercatat menguat tipis 0,75 persen ke level 6.449. Sedangkan nilai tukar rupiah tercatat loyo 0,36 persen atau 0,95 poin ke level Rp17.862 per dolar Amerika Serikat (AS).
Berdasarkan data perdagangan hari ini mata uang Peso Filipina (PHP) anjlok 0,50 persen, Baht Thailand (THB) melemah 0,15 persen, Yen Jepang (JPY) melemah 0,13 persen.
Kemudian Rupee India (INR) melemah 0,07 persen, Yuan Tiongkok (CNY) melemah 0,04 persen, dan Dolar Singapura (SGD) melemah 0,02 persen terhadap dolar AS.
Sentimen Rupiah


Pengamat pasar uang dan komoditas Ibrahim Assuaibi mengungkapkan melemahnya rupiah ini karena kenaikan harga minyak dunia, usai Presiden Donald Trump enggan memperpanjang gencatan senjata dengan Iran.
Trump mengatakan AS tidak akan mengupayakan perpanjangan kesepakatan gencatan senjata dengan Iran, yang ditandatangani pada pertengahan Juni dan berakhir pada hari Senin,”
kata Ibrahim dalam analisisnya Selasa, 18 Agustus 2026.
Ibrahim menuturkan, kenaikan harga minyak mentah di atas US$83 per barel meningkatkan beban devisa negara untuk impor energi. Kebutuhan impor minyak mentah yang tinggi memaksa pelaku usaha dan pemerintah mengeluarkan pembayaran dalam denominasi dolar AS.
Lonjakan permintaan dolar AS demi membeli minyak mentah di pasar global memperkuat posisi mata uang Paman Sam dan menekan nilai tukar rupiah,”
jelasnya.
Ibrahim juga menyoroti posisi Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia mencapai US$453,4 miliar atau sekitar Rp8.089,1 triliun. Kemudian Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) yang akan berlangsung Kamis, 19 Agustus 2026.
Pasar akan mencermati pandangan BI mengenai stabilitas rupiah, inflasi domestik, kondisi likuiditas perbankan, serta prospek pertumbuhan kredit hingga akhir tahun,”
terangnya.
Saham Menguat


Di samping itu, nilai transaksi IHSG tercatat sebesar Rp14,7 triliun dengan melibatkan 33,5 miliar saham dalam 2,1 juta kali transaksi. Sebanyak 399 saham naik, 159 tidak bergerak, dan 236 turun.
Dilansir dari Stockbit, sejumlah saham yang mengalami kenaikan tertinggi atau top gainer diantaranya:
- PT Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA) menguat 34,96 persen ke Rp166
- PT Personel Alih Daya (PADA) menguat 33,33 persen ke Rp240
- PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR) menghijau 24,88 persen ke Rp2.510























