Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto buka suara terkait pengelompokan desil yang disorot masyarakat, karena dinilai tidak sesuai dengan kondisi ekonomi masyarakat yang sebenarnya.
Airlangga mengatakan, pengelompokan desil masyarakat itu sudah mengacu pada basis data dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Desil itu basisnya sensus ekonomi, sudah ada DTSEN,”
ujar Airlangga di Jakarta, Rabu, 19 Agustus 2026.
Ketika ditanya, apakah penentuan desil tersebut sudah sesuai dengan tingkat pengeluaran, aset yang dimiliki, atau indikator ekonomi lainnya, Airlangga hanya mengatakan bahwa data tersebut sudah berdasarkan survei.







