Harga emas global naik pada Selasa, melanjutkan reli yang dipicu oleh pengumuman terbaru Departemen Keuangan Amerika Serikat (AS) terkait program pembelian kembali obligasi. Perhatian pasar kini beralih ke data inflasi utama AS dan pidato Ketua Federal Reserve Kevin Warsh yang dijadwalkan berlangsung pekan ini untuk mencari petunjuk mengenai arah suku bunga.
Dilansir dari Economic Times, pada Selasa 25 Agustus 2026, harga emas di pasar spot naik 0,6 persen menjadi US$4.676,75 per ons pada pukul 00.26 GMT, setelah sebelumnya mencapai level tertinggi sejak 14 Mei. Sementara itu, kontrak berjangka emas AS naik 0,8 persen menjadi US$4.734,50 per ons.
Harga emas melonjak tajam pada pekan lalu setelah Departemen Keuangan AS mengatakan akan menggandakan nilai operasi pembelian kembali surat utang dan obligasi dengan tenor lebih panjang sebagai bagian dari dukungan likuiditas.







