Nilai tukar rupiah dibuka menguat 0,17 persen atau 31 poin ke level Rp17.692 per dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Rabu pagi, 26 Agustus 2026.
Analis mata uang Doo Financial Futures Lukman Leong mengungkapkan penguatan rupiah ini sejalan dengan turunnya harga minyak mentah dunia.
“Rupiah berpotensi menguat terhadap dolar AS seiring penurunan harga minyak mentah dunia di tengah meningkatnya harapan perdamaian di Timur Tengah,”
ujar Lukman kepada Owrite.id.
Lukman mengatakan meningkatnya harapan damai di Timur Tengah menyusul laporan bahwa Iran dan Oman tengah membahas pembentukan koridor maritim gabungan sementara di Selat Hormuz.






