Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede menilai calon tunggal Gubernur Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti masih mengedepankan prinsip independensi di bank sentral, meski mengusung tema sinergi merah-putih dalam uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test.
Josua mengatakan, sinergi antara BI dan pemerintah tidak berarti bank sentral berada di bawah koordinasi pemerintah. Menurutnya, fiskal dan moneter harus tetap berada dalam posisi yang sejajar sesuai dengan kewenangan masing-masing.
Saya tetap melihat bahwa Bu Destry tetap mengedepankan independensi dari Bank Indonesia, artinya sekalipun memang sinergi, sinergi itu kan belum berarti (antar lembaga) harus sub-koordinasi gitu ya, (tapi) artinya sinergi itu ya tetap berada sejajar,”
ujar Josua di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis, 27 Agustus 2026.
Bank Sentral Jaga Stabilitas

Josua mengatakan, independensi penting sebab BI memiliki bauran kebijakan yang memungkinkan bank sentral menjaga stabilitas sekaligus tetap mendorong pertumbuhan ekonomi.







