Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Ekonomi Bisnis

Bantuan Beras untuk 33 Juta KPM Jadi Sorotan, Bapanas Bongkar Dugaan Pungutan

Pemerintah akan memastikan seluruh bantuan pangan beras yang disalurkan kepada KPM diterima secara utuh volumenya tanpa potongan.

Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Andi Amran Sulaiman (kiri) didampingi Dirut Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani (kedua kiri) menyerahkan bantuan pangan beras alokasi bulan Juli, Agustus, dan September kepada warga di Surabaya, Jawa Timur
Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Andi Amran Sulaiman (kiri) didampingi Dirut Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani (kedua kiri) menyerahkan bantuan pangan beras alokasi bulan Juli, Agustus, dan September kepada warga di Surabaya, Jawa Timur (ANTARA FOTO/Moch Asim/hma)

Badan Pangan Nasional (Bapanas) menyatakan, akan menindaklanjuti dugaan pungutan yang terjadi di lapangan selama proses distribusi bantuan pangan beras kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM). 

Direktur Distribusi dan Cadangan Pangan Bapanas Rachmi Widiriani mengatakan, pemerintah akan memastikan seluruh bantuan pangan beras yang disalurkan kepada KPM diterima secara utuh volumenya tanpa potongan dalam bentuk apa pun. 

Bantuan pangan ini hak penuh KPM dan harus diterima secara utuh volumenya serta dalam kondisi baik, tanpa potongan sepeser pun. Kami minta seluruh jajaran di daerah, mulai dari pendamping, aparat desa, hingga petugas penyalur, untuk tidak melakukan pungutan dengan alasan apapun. Kalau ada laporan seperti ini, kami pasti tindak lanjuti bersama Perum Bulog dan pemerintah daerah,”

kata Rachmi dalam keterangannya. 

Adapun pernyataan ini menyusul mencuatnya sejumlah laporan dugaan pungutan terhadap penerima bantuan pangan di beberapa daerah saat penyaluran bantuan pangan periode Juli–September 2026 tengah berlangsung secara nasional.

Iklan

Rachmi mengatakan pihaknya tidak menoleransi praktik pungutan dalam bentuk apapun terhadap KPM, baik yang dilakukan atas nama sumbangan sukarela maupun dengan dalih lainnya.

Koordinasi ke Perum Bulog

Kepala Bulog KC Batam Guido XL Pereira (kanan) memeriksa stok beras di gudang penyimpanan Bulog Batam, Kepulauan Riau, Rabu (26/11/2026). Bulog Batam menyebutkan ketersediaan beras mencapai 3.193 ton yang diproyeksikan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat Batam selama empat hingga lima bulan ke depan.
Kepala Bulog KC Batam Guido XL Pereira (kanan) memeriksa stok beras di gudang penyimpanan Bulog Batam, Kepulauan Riau, Rabu (26/11/2026). Bulog Batam menyebutkan ketersediaan beras mencapai 3.193 ton yang diproyeksikan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat Batam selama empat hingga lima bulan ke depan. ANTARA FOTO/Teguh Prihatna/foc.

Rachmi mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Perum Bulog selaku pelaksana penyaluran, pemerintah daerah, serta Pemerintah Daerah setempat untuk menelusuri kebenaran laporan dugaan pungutan tersebut hingga tuntas. 

Kami terus memperkuat monitoring dan evaluasi langsung ke titik-titik penyaluran untuk memastikan prosesnya tertib, transparan, dan benar-benar sampai utuh ke tangan penerima. Kami imbau masyarakat tidak ragu melapor jika menemui indikasi pungutan atau penyimpangan lain di lapangan,”

ujar Rachmi.

Adapun program bantuan pangan beras tahap kedua tahun 2026 saat ini menyasar 33.244.408 KPM di seluruh Indonesia yang masuk kategori desil 1 hingga 4 berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) Kementerian Sosial. 

Berbeda dari skema sebelumnya yang disalurkan bertahap 10 kilogram per bulan, alokasi Juli, Agustus, dan September 2026 kali ini dirapel dan disalurkan sekaligus sebanyak 30 kilogram beras per KPM.

Total penugasan penyaluran Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) untuk program ini mencapai 997.200 ton beras di seluruh Indonesia, dengan target penyaluran rampung pada akhir September 2026.

Iklan

Topik terkait

Penulis dan penyunting

  • Reporter

    Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi

  • Redaktur

    Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.