Harga emas global turun tipis pada Senin, 14 September 2026, karena tertekan kenaikan harga minyak yang memicu kekhawatiran inflasi dan memperkuat ekspektasi bahwa Federal Reserve AS dapat menaikkan suku bunga pada pertemuan kebijakan minggu ini.
Dilansir dari Economic Times, haga emas di pasar spot turun 0,5 persen menjadi US$4.327,80 per ons setelah mencatat penurunan mingguan ketiga berturut-turut pada Jumat. Sedangkan kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Desember turun hampir 1 persen menjadi US$4.368,60.
Adapun pelaku pasar memperkirakan peluang kenaikan suku bunga AS sekitar 86 persen dalam rapat kebijakan bank sentral pada 15-16 September, naik dari sekitar 67 persen sebelum data inflasi pekan lalu, berdasarkan CME FedWatch Tool.
Sementara itu, harga perak di pasar spot juga turun 1,1 persen menjadi US$63,75 per ons. Lalu, harga platinum turun 0,8 persen menjadi US$1.782,50, dan paladium melemah 0,7 persen menjadi US$1.290,36.
Emas Antam

Kemudian, harga emas produksi PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) hari ini terpantau turun sebesar Rp2.000 dari perdagangan sebelumnya. Dikutip dari data Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia Antam, harga pecahan satu gram emas Antam berada di level Rp2.602.000 per gram.
Sementara itu, harga pembelian kembali atau buyback emas Antam juga ikut turun sebesar Rp2.000 dan berada di level Rp2.452.000 per gram.
Berikut rincian harga emas batangan Antam:
- 0,5 gram: Rp 1.351.000
- 1 gram: Rp 2.602.000
- 2 gram: Rp 5.154.000
- 3 gram: Rp 7.713.000
- 5 gram: Rp 12.825.000
- 10 gram: Rp 25.570.000
- 25 gram: Rp 63.760.000
- 50 gram: Rp 127.355.000
- 100 gram: Rp 254.560.000
- 250 gram: Rp 636.090.000
- 500 gram: Rp 1.271.900.000
- 1.000 gram: Rp 2.542.600.000
Perlu diketahui, untuk ukuran emas 1 gram hingga 100 gram pada hari ini tersedia di Butik Gedung Antam. Namun untuk emas ukuran 250 gram, 500 gram, dan 1.000 gram harus pre order terlebih dahulu.






