Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Ekonomi Bisnis

IHSG Dibuka Melemah di Level 6.482, Diproyeksi Menguat Terbatas Hari Ini

IHSG akan bergerak di level support 6.450 hingga 6.500. Sedangkan level resist IHSG di kisaran 6.550 hingga 6.600.

Warga melintas di depan layar digital pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (3/6/2026).
Warga melintas di depan layar digital pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (3/6/2026). (ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin/bar)

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah pada pembukaan perdagangan Selasa, 15 September 2026. IHSG melemah sebesar 0,79 persen ke level 6.482.

Nilai transaksi tercatat sebesar Rp1,3 triliun dengan melibatkan 2,3 miliar saham dalam 138,7 ribu kali transaksi. Sebanyak 268 saham turun, 221 tidak bergerak, dan 193 naik.

Analis mata uang Doo Financial Futures Lukman Leong memperkirakan IHSG berpotensi menguat karena adanya pergantian posisi Menteri Keuangan, dari Purbaya Yudhi Sadewa ke Suahasil Nazara.

Iklan

IHSG juga berpotensi rebound (karena pergantian menteri),”

kata Lukman saat dihubungi Owrite Selasa, 15 September 2026.

Namun, Lukman menilai bahwa penguatan IHSG akan terbatas pada hari ini. Hal itu didorong oleh sentimen risk off dan harga minyak dunia yang melonjak.

Berpotensi Terkoreksi

Pekerja melintas di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (27/7/2026). (Sumber: Antara Foto/Dhemas Reviyanto/wsj)
Pekerja melintas di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (27/7/2026). (Sumber: Antara Foto/Dhemas Reviyanto/wsj)

Sementara itu, Head of Retail Research BNI Sekuritas Fanny Suherman juga memperkirakan IHSG berpotensi menguat, namun IHSG juga berpotensi kembali terkoreksi.

IHSG berpotensi rebound hari ini, jika berhasil break di atas resistance 6.550. Hati-hati jika gagal break 6.550, potensi kembali koreksi mendekati pengumuman the Fed,”

kata Fanny dalam analisisnya.

Fanny mengatakan, pasar saham Asia melemah pada perdagangan Senin, 14 September 2026 seiring kembali melonjaknya harga minyak mentah akibat kekhawatiran gangguan pasokan.

Pada saat yang sama, investor bersiap menghadapi potensi kenaikan suku bunga oleh the Fed dan Jepang pekan ini,”

katanya.

Lantas untuk perdagangan hari ini, Fanny memperkirakan IHSG akan bergerak di level support 6.450 hingga 6.500. Sedangkan level resist IHSG di kisaran 6.550 hingga 6.600.

Iklan

Topik terkait

Penulis dan penyunting

  • Reporter

    Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi

  • Redaktur

    Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.