Kabar dicopotnya Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan diduga karena ada konflik internal dengan Direktur Jenderal (Dirjen) Bea Cukai Djaka Budhi Utama dan Direktur Jenderal Pajak Bimo Wijayanto.
Menteri Keuangan periode 2025-2026 Purbaya membantah bahwa pencopotannya karena ada gesekan dengan bawahannya di Kementerian Keuangan.
Enggak, enggak ada. Gesekan sih enggak ada,”
ujar Purbaya di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa, 15 September 2026.
Cukup Setahun Jadi Menkeu
Purbaya mengatakan, keputusan pencopotannya sebagai Bendahara Negara merupakan hak prerogatif Presiden. Menurutnya, sudah cukup memimpin Kementerian Keuangan selama setahun.
Yang jelas ya itu hak prerogatif Presiden yang beliau sudah memutuskan. Setahun kan udah cukup,”
tuturnya.
Respons Djaka

Sementara itu, Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama dalam kesempatan terpisah membantah pencopotan Purbaya dikarenakan ada konflik internal di tubuh Kementerian Keuangan.
Kata siapa, lu ngarang-ngarang aja. Enggak bener, bohong-bohong,”
ujar Djaka.
Sebelumnya, Purbaya mengungkapkan pencopotannya dari jabatan Menkeu masih berkaitan dengan perombakan besar terhadap ratusan pejabat di lingkungan Kementerian Keuangan, termasuk pajak pada Kamis, 10 September 2026.
Sebagian ada. Sebagian iya (berkaitan dengan perombakan),”
kata Purbaya Selasa, 15 September 2026.






