Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan rupiah kompak melemah pada perdagangan Selasa, 15 September 2026. Rupiah melemah 0,14 persen atau Rp17.694 per dolar Amerika Serikat (AS), serta IHSG melemah 1,13 persen ke level 6.461.

Berdasarkan data perdagangan sore ini, mata uang di negara Asia yang melemah diantaranya Won Korea (KRW) melemah 1,11 persen, Yen Jepang (JPY) melemah 0,42 persen, dan Baht Thailand (THB) melemah 0,26 persen.

Kemudian Dolar Singapura (SGD) melemah 0,20 persen, Ringgit Malaysia (MYR) melemah 0,16 persen, dan Yuan Tiongkok (CNY) melemah 0,05 persen.

Sentimen Rupiah

Petugas menunjukan uang pecahan dolar AS dan rupiah di Bank BSI, Jakarta.
Petugas menunjukan uang pecahan dolar AS dan rupiah di Bank BSI, Jakarta. (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja.)

Pengamat pasar uang dan komoditas Ibrahim Assuaibi mengatakan melemahnya rupiah didorong oleh tegangnya konflik di Timur Tengah. Kondisi ini terjadi setelah Kelompok Houthi di Yaman yang beraliansi dengan Iran melancarkan serangan lanjutan terhadap Arab Saudi pada hari Senin.

Houthi menyerang sejumlah target di Arab Saudi pada hari Senin, yang semakin mengancam ekspor minyak negara itu setelah serangan pekan sebelumnya melumpuhkan operasional pipa minyak lintas-negara (timur-barat) milik Riyadh,”

kata Ibrahim dalam analisisnya.

Selain itu, laporan Indeks Harga Konsumen (CPI) AS pada Jumat lalu hampir memastikan langkah menaikkan suku bunga the Fed sebesar 25 basis poin (bps) pada pertemuannya minggu ini.

Saham Melemah

Warga melintas di depan layar digital pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. (Sumber: Antara Foto/Sulthony Hasanuddin/bar)
Warga melintas di depan layar digital pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. (Sumber: Antara Foto/Sulthony Hasanuddin/bar)

Di samping itu, nilai transaksi IHSG tercatat sebesar Rp12,6 triliun dengan melibatkan 26,4 miliar saham dalam 1,7 juta kali transaksi. Sebanyak 312 saham naik, 165 tidak bergerak, dan 314 turun.

Dilansir dari Stockbit, saham yang mengalami penurunan terdalam alias top loser sebagai berikut:

  • PT Satria Antaran Prima Tbk (SAPX) melemah 14,85 persen ke Rp430
  • PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) melemah 13,25 persen ke Rp288
  • PT Rig Tenders Indonesia Tbk (RIGS) melemah 10,07 persen ke Rp625

Sementara saham yang paling banyak dijual asing atau net foreign sell diantaranya:

  • PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTM) sebesar Rp209,32 miliar
  • PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) sebesar Rp171,95 miliar
  • PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) sebesar Rp146,89 miliar