Asian Development Bank (ADB) menyetujui pinjaman sebesar US$650 juta atau Rp11,4 triliun (asumsi kurs Rp17.677 per dolar AS). Dana itu untuk memperkuat pengelolaan fiskal pemerintah pusat dan daerah.
Pinjaman itu merupakan bagian dari Decentralization for Improved Local Governance Program (ADIL) yang bertujuan untuk memodernisasi pengelolaan fiskal antar pemerintah, memajukan tata kelola digital, dan meningkatkan penyediaan layanan publik di seluruh negeri dalam sistem pemerintahan yang terdesentralisasi.
Aspirasi Pemerintah Indonesia untuk menjadi negara berpendapatan tinggi pada 2045 secara strategis didukung oleh pembangunan ekonomi di tingkat provinsi, kabupaten, dan desa, tempat berbagai layanan publik yang penting diberikan,”
ujar Direktur ADB untuk Indonesia, Bobur Alimov dalam keterangannya Rabu, 16 September 2026.
Program ADIL
ADB menilai, program ADIL akan memperkuat koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mengelola dana publik serta meningkatkan anggaran daerah yang berkelanjutan, guna mewujudkan pelayanan publik yang lebih baik melalui percepatan digitalisasi dan transparansi fiskal.






