Dewan Perwakilan Daerah (DPD) menyoroti sejumlah hal dalam kebijakan fiskal yang dinilai masih membebani daerah. Salah satunya, kurang bayar Dana Bagi Hasil (DBH) oleh pemerintah pusat.
Ketua Komite IV DPD RI Ahmad Nawardi mengatakan kurang bayar DBH itu berpotensi menambah risiko fiskal bagi daerah. Sebab, dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2027, pagu DBH dipatok sebesar Rp6,36 triliun atau turun 6,25 persen dari realisasi 2025.
Mengenai risiko fiskal daerah, kami mencatat adanya risiko yang belum tertangani secara memadai, kurang bayar dana bagi hasil terus menumpuk,”
kata Ahmad dalam rapat paripurna Rabu, 16 September 2026.
Soroti PNBP dari Daerah

Ahmad juga menyoroti target Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebesar Rp283 triliun, yang berasal dari sumber daya alam (SDA) di daerah meliputi sumber minyak, tambang, dan perairan.







