Nilai tukar rupiah diperdagangkan melemah pada Rabu pagi, 16 September 2026. Rupiah melemah 0,23 persen atau 41 poin ke level Rp17.735 per dolar Amerika Serikat (AS).
Analis Mata Uang Doo Financial Futures Lukman Leong mengungkapkan melemahnya rupiah ini didorong oleh kenaikan imbal hasil obligasi AS dan harga minyak dunia.
Rupiah diperkirakan melemah terhadap dolar AS, di tengah imbal hasil obligasi AS dan harga minyak dunia yang masih terus naik,”
ujar Lukman kepada Owrite Rabu, 16 September 2026.
Waspadai Sikap Hawkish The Fed

Lukman menjelaskan, kenaikan imbal hasil dan minyak dunia itu memicu investor berhati-hati akan sikap hawkish the Fed pada Federal Open Market Committee (FOMC) pada malam ini.







