Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Ekonomi Bisnis

E50 Dikebut, Bahlil Targetkan Indonesia Setop Impor Bensin Jadi

Pemerintah kini siapkan roadmap E50 secara bertahap sehingga dapat membuat Indonesia tidak lagi mengimpor produk bensin jadi.

Ilustrasi BBM E20 dan E50. (sumber: Dibuat AI)
Ilustrasi BBM E20 dan E50. (sumber: Dibuat AI)
Ringkasan beritaCek poin
  1. pengembangan E50 merupakan salah satu upaya pemerintah mencari sumber energi alternatif di tengah kondisi geopolitik global.
  2. Penerapan E50 akan didukung oleh bahan baku etanol dari komoditas dalam negeri, seperti tebu, singkong, dan jagung.

Pemerintah Indonesia menargetkan penerapan bensin campuran etanol 50 persen atau E50 dalam waktu dekat. Upaya tersebut kini dalam roadmap yang disiapkan secara bertahap sehingga dapat membuat Indonesia tidak lagi mengimpor produk bensin jadi.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan pengembangan E50 merupakan salah satu upaya pemerintah mencari sumber energi alternatif di tengah kondisi geopolitik global yang tidak menentu.

Kalau ini mampu kita lakukan ke E50, insyaallah, insyaallah target kita, kita tidak lagi melakukan impor bensin yang jadi, produk jadi,”

kata Bahlil usai menghadiri pembukaan kegiatan donor darah dalam rangka HUT ke-81 Kementerian ESDM di Jakarta, Senin, 21 September 2026.

Bahan Baku Etanol Domestik

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dalam acara CNBC Energy Forum 2026 di Jakarta, Kamis, 25 Juni 2026. (Sumber: Owrite/Natania Longdong)
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dalam acara CNBC Energy Forum 2026 di Jakarta, Kamis, 25 Juni 2026. (Owrite/Natania Longdong)

Bahlil menjelaskan penerapan E50 akan didukung oleh bahan baku etanol dari komoditas dalam negeri, seperti tebu, singkong, dan jagung. Menurut dia, pemanfaatan bahan baku domestik penting agar program tersebut tidak justru menciptakan ketergantungan baru terhadap impor.

Iklan

Kita tidak mau menerapkan E10, E20, atau E50 tapi etanolnya diimpor dari luar, sama aja itu. Jadi kita pengin untuk memanfaatkan produksi kita dalam negeri,”

ujarnya.

Saat ini, pemerintah masih menyusun tahapan penerapan campuran etanol tersebut. Bahlil mencontohkan E10 akan mulai diterapkan pada 2027, kemudian ditingkatkan menjadi E20 pada 2028 hingga menuju E50.

Contoh, 2027 kita akan menerapkan E10. 2028 kita akan bangun E20, sampai ke depan,”

tegasnya.

Bahlil mengatakan pengembangan E50 diharapkan memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap pasokan energi dari luar negeri.

Iklan

Topik terkait

Penulis dan penyunting

  • Reporter

    Natania Longdong adalah jurnalis di Owrite yang berfokus pada isu internasional, energi, dan lingkungan. Dengan pengalaman lebih dari empat

  • Redaktur

    Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.