Harga emas global turun pada perdagangan awal Asia, Senin, 21 September 2026 seiring meningkatnya ketegangan terbaru di Timur Tengah yang menambah kekhawatiran inflasi dan memperkuat ekspektasi kenaikan suku bunga.
Dilansir dari Economic Times, harga emas di pasar spot turun 0,2 persen menjadi US$4.368,33 per ons. Sedangkan kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Desember turun 0,4 persen menjadi US$4.406,70.
Hari ini, prospek dimulainya siklus pengetatan suku bunga global yang baru telah terlihat setelah sejumlah bank sentral utama dunia menaikkan suku bunga dan mengisyaratkan kenaikan lebih lanjut untuk meredam inflasi yang dipicu oleh perang Iran.
Kemudian, di antara logam lainnya, harga perak di pasar spot naik 0,1 persen menjadi US$66,31 per ons, platinum naik 0,1 persen menjadi US$1.801,20 dan paladium bertambah 0,1 persen menjadi US$1.303,70.
Emas Antam

Sementara itu, harga emas produksi PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) hari ini terpantau turun sebesar Rp10.000 dari perdagangan sebelumnya. Dikutip dari data Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia Antam, harga pecahan satu gram emas Antam berada di level Rp2.628.000 per gram.
Sementara itu, harga pembelian kembali atau buyback emas Antam juga ikut turun sebesar Rp10.000, berada di level Rp2.463.000 per gram.
Berikut rincian harga emas batangan Antam:
- 0,5 gram: Rp1.364.009
- 1 gram: Rp 2.628.000
- 2 gram : Rp 5.206.000
- 3 gram: Rp 7.791.000
- 5 gram: Rp 12.955.000
- 10 gram: Rp 25.830.000
- 25 gram: Rp 64.410.000
- 50 gram: Rp 128.655.000
- 100 gram: Rp 257.160.000
- 250 gram: Rp 642.590.000
- 500 gram: Rp 1.284.900.000
- 1.000 gram: Rp 2.568.600.000
Perlu diketahui, untuk ukuran emas 1 gram hingga 100 gram pada hari ini tersedia di Butik Gedung Antam. Namun untuk emas ukuran 250 gram, 500 gram, dan 1.000 gram harus pre order terlebih dahulu.






