Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Ekonomi Bisnis

Jelang Jatuh Tempo, Kemenkeu Ungkap Alasan Cicilan Kopdes Merah Putih Rp37 Triliun Belum Dibayar

Kemenkeu memastikan anggaran untuk membayar cicilan dari Kopdes Merah Putih (KDMP) telah tersedia dan menunggu tagihan dari Himbara.

Gedung Koperasi Merah Putih Kelurahan Baruga yang telah rampung dibangun di Kendari, Sulawesi Tenggara
Seorang Bintara Pembina Gedung Koperasi Merah Putih Kelurahan Baruga yang telah rampung dibangun di Kendari, Sulawesi Tenggara, Kamis (19/2/2026). Kementerian Koperasi menyatakan telah selesai membangun sebanyak 1.000 unit Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih dari target 80 ribu unit. (ANTARA FOTO/Andry Denisah/foc.)
Ringkasan beritaCek poin
  1. Kemenkeu pastikan telah menyiapkan anggaran pembayaran cicilan KDMP.
  2. Pembayaran akan dilakukan setelah Kemenkeu menerima tagihan dari Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).

Kementerian Keuangan atau Kemenkeu belum membayar cicilan pertama untuk pinjaman Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) sebesar Rp37 triliun, yang jatuh tempo pada Jumat, 25 September 2026.

Plt Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan Kemenkeu, Nufransa Wira Sakti mengatakan pembayaran akan dilakukan setelah Kemenkeu menerima tagihan dari Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).

Terkait dengan pembayaran untuk KDMP, sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 15 tahun 2026, nanti Kemenkeu akan membayar setelah adanya tagihan dari Himbara,”

kata Nufransa di Kantor Kementerian Keuangan dikutip Senin, 21 September 2026.

Serah Terima Agrinas ke Kemenkop

Pengurus koperasi membawa perlengkapan mobil pick up saat penyerahan kendaraan operaslional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Temanggung.
Pengurus koperasi membawa perlengkapan mobil pick up saat penyerahan kendaraan operaslional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Temanggung. (Foto: ANTARA FOTO/Anis Efizudin).

Nufransa menjelaskan berdasarkan ketentuan PMK, pembayaran dilakukan setelah terdapat serah terima dari PT Agrinas kepada Kementerian Koperasi (Kemenkop).

Iklan

Dalam hal ini perlu dilengkapi berita acara serah terima yang sudah dikaji oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) atau Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) masing-masing pemerintah daerah.

Sehingga dengan demikian sampai saat ini kita belum menerima tagihan dari Himbara tersebut. Jadi belum bisa kita bayarkan,”

tuturnya.

Anggaran Tersedia

Kendati demikian, dia memastikan Kemenkeu sudah siap membayar tagihan KDMP. Selain itu, pihaknya terus berkoordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait untuk memastikan proses pembayaran berjalan transparan dan akuntabel.

Namun anggarannya sudah kami siapkan. Kami senantiasa bekerja sama juga dengan kementerian dan lembaga terkait hingga nanti pada saat pembayarannya akan terus terjaga transparansi dan juga akuntabilitasnya,”

terangnya.

Sebelumnya, kala Purbaya Yudhi Sadewa masih menjabat sebagai Menteri Keuangan dia memastikan tidak akan terlambat membayar cicilan utang program KDMP ke bank BUMN.

Purbaya mengungkapkan, pemerintah sudah berkomitmen melakukan pembayaran Rp40 triliun setiap tahun, selama enam tahun ke depan. Menurutnya, pembayaran cicilan menjadi bagian penting untuk menjaga keberlangsungan sistem perbankan nasional.

Kita setiap bayar Rp40 triliun cicilan juga dengan kesiapan perbankan. Jadi, nggak ada keterlambatan pembayaran cicilan pemerintah, jadi kita akan jaga kondisi sistem perbankan kita,”

kata Purbaya di Jakarta, dikutip Kamis, 3 September 2026.

Iklan

Topik terkait

Penulis dan penyunting

  • Reporter

    Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi

  • Redaktur

    Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.