Harga emas global naik tipis pada Selasa, 22 September 2026 karena imbal hasil obligasi pemerintah AS 10 tahun menurun, meskipun ekspektasi kenaikan suku bunga membatasi penguatan harga emas.

Dilansir dari Economic Times, harga emas di pasar spot naik 0,3 persen menjadi US$4.357,31 per ons. Sedangkan kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Desember naik 0,3 persen menjadi US$4.395,00.

Sebelumnya, Bank Sentral AS menaikkan suku bunga kebijakannya sebesar 25 basis poin pada pekan lalu dan mengisyaratkan kemungkinan kenaikan lebih lanjut dalam beberapa bulan mendatang untuk menekan inflasi dari kenaikan harga minyak dunia.

Sedangkan, untuk Harga logam mulia lainnya tercatat, perak di pasar spot naik 0,7 persen menjadi US$66,48 per ons, platinum naik 0,8 persen menjadi US$1.811,28 dan paladium naik 0,7 persen menjadi US$1.309,78.

Emas Antam

Pramuniaga menunjukkan emas batangan
Pramuniaga menunjukkan emas batangan (ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/YU)

Sementara itu, harga emas produksi PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) hari ini terpantau turun sebesar Rp1.000 dari perdagangan sebelumnya. Dikutip dari data Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia Antam, harga pecahan satu gram emas Antam berada di level Rp2.627.000 per gram.

Sementara itu, harga pembelian kembali atau buyback emas Antam juga ikut turun sebesar Rp1.000, berada di level Rp2.462.000 per gram.

Berikut rincian harga emas batangan Antam:

  • 0,5 gram: Rp1.363.500
  • 1 gram: Rp 2.627.000
  • 2 gram: Rp 5.204.000
  • 3 gram: Rp 7.788.000
  • 5 gram: Rp 12.950.000
  • 10 gram: Rp 25.820.000
  • 25 gram: Rp 64.385.000
  • 50 gram: Rp 128.605.000
  • 100 gram: Rp 257.060.000
  • 250 gram: Rp 642.340.000
  • 500 gram: Rp 1.284.400.000
  • 1.000 gram: Rp 2.567.600.000

Perlu diketahui, untuk ukuran emas 1 gram hingga 100 gram pada hari ini tersedia di Butik Gedung Antam. Namun untuk emas ukuran 250 gram, 500 gram, dan 1.000 gram harus pre order terlebih dahulu.