Harga minyak dunia turun pada perdagangan Jumat. Penurunan ini muncul menyusul laporan bahwa negosiator Amerika Serikat (AS) dan Iran di New York, tengah membahas kesepakatan bertahap untuk mengakhiri kebuntuan di kawasan Teluk Persia.

Dilansir dari CNBC pada, Jumat, 25 September 2026, harga minyak mentah Brent untuk kontrak pengiriman November turun 1 persen menjadi US$93,66 per barel. 

Sedangkan harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS untuk kontrak pengiriman November turun 0,68 persen menjadi US$105,86 per barel.

Pernyataan Pejabat Iran

Ilustrasi negosiasi Iran-AS. (Sumber: Foto Dibuat AI)
Ilustrasi negosiasi Iran-AS. (Sumber: Foto Dibuat AI)

Reuters melaporkan bahwa seorang pejabat senior Iran mengatakan bahwa langkah paling realistis ke depan adalah Teheran mengizinkan pelayaran melalui Selat Hormuz, dengan imbalan AS menghentikan blokade lautnya.

AS dan Iran sebelumnya telah menyepakati pendekatan tersebut dalam nota kesepahaman pada 17 Juni. Namun, kesepakatan itu dengan cepat runtuh dan kembali memicu pertempuran. Hingga kini, belum jelas apa yang membedakan negosiasi saat ini dengan kesepakatan sebelumnya.

Menurut Al Jazeera, Iran kini menginginkan AS kembali menjalankan nota kesepahaman tersebut sebelum pemilihan umum paruh waktu (midterm) AS. Al Jazeera melaporkan bahwa hal itu disampaikan Presiden Iran Masoud Pezeshkian kepada sejumlah media di sela-sela Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Diketahui bahwa kedua belah pihak telah berkomunikasi melalui perantara,”

kata Analis pasar senior di Trade Nation, David Morrison.

Morrison mengatakan investor masih mengkhawatirkan inflasi yang sulit turun, kenaikan harga energi, serta pernyataan bernada keras dari AS dan Iran dalam Sidang Umum PBB di New York.