Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan nilai tukar rupiah kompak ditutup melemah pada Senin, 28 September 2026. Rupiah melemah 0,42 persen ke level Rp17.978 per dolar Amerika Serikat (AS), dan IHSG melemah 1,51 persen ke 6.147.
Berdasarkan data perdagangan sore ini, sejumlah nilai tukar negara Asia melemah diantaranya Dolar Singapura (SGD) 0,09 persen, Peso Filipina (PHP) melemah 0,11 persen.
Kemudian Rupee India (INR) melemah 0,16 persen, Ringgit Malaysia (MYR) melemah 0,26 persen, Won Korea (KRW) melemah 0,47 persen, dan Baht Thailand (THB) melemah 0,61 persen.
Sentimen Rupiah

Pengamat pasar uang dan komoditas Ibrahim Assuaibi mengungkapkan melemahnya rupiah didorong oleh kembali memanasnya konflik di Timur Tengah. Setelah, Iran menolak melunakkan persyaratan untuk membuka kembali Selat Hormuz.
Iran menyatakan tidak akan melunakkan syarat-syaratnya untuk membuka kembali Selat Hormuz,”
ujar Ibrahim dalam laporannya Senin, 28 September 2026.
Selain itu, delapan anggota Korps Marinir Amerika Serikat (AS) terluka setelah sebuah rudal jelajah antikapal Iran menghantam kapal yang mereka operasikan di Selat Hormuz.
Saham Melemah

Di samping itu, nilai transaksi IHSG tercatat sebesar Rp12,5 triliun dengan melibatkan 37,2 miliar saham dalam 1,6 juta kali transaksi. Sebanyak 180 saham naik, 81 tidak bergerak, dan 532 turun.
Dilansir dari Stockbit, saham yang mengalami penurunan terdalam alias top loser sebagai berikut:
- PT Fortune Indonesia Tbk (FORU) melemah 15 persen ke Rp306
- PT Triniti Dinamik Tbk (TRUE) melemah 15 persen ke Rp51
- PT Hotel Sahid Jaya International Tbk (SHID) melemah 14,92 persen ke Rp770






