Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Ekonomi Bisnis

Ngenes! Gaji Rp8,3 Juta Manajer Kopdes Dituntut Jadi ‘Superman’: Dari Pupuk hingga BRILink

Manajer KDKMP nantinya bertanggung jawab mengelola sejumlah layanan dan penyaluran program, mulai dari pupuk hingga pembiayaan dari PNM.

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas). (sumber: Owrite/Natania Longdong)
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas). (sumber: Owrite/Natania Longdong)

Pemerintah menetapkan pendapatan manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebesar Rp6,8 juta hingga Rp8,3 juta per bulan. Besaran tersebut disesuaikan dengan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) serta lokasi penempatan masing-masing manajer.

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) mengatakan, besaran pendapatan tersebut mempertimbangkan tanggung jawab manajer KDKMP yang akan menjadi penggerak kegiatan ekonomi di tingkat desa dan kelurahan.

Karena tanggung jawabnya berat, untuk membangun ekonomi di desa itu, itu dilihat daerahnya ya, sesuai dengan UMK daerah itu. Antara Rp6,8 sampai Rp8,3 juta. Jadi sesuai dengan tempat jauh dan seterusnya. Itu sudah semuanya ya, sudah merangkap semuanya,”

kata Zulhas dalam konferensi pers seusai rapat koordinasi di kantornya, Jakarta, dikutip Rabu, 30 September 2026.

Berstatus Kontrak Dua Tahun

Gedung Koperasi Merah Putih Kelurahan Baruga yang telah rampung dibangun di Kendari, Sulawesi Tenggara
Seorang Bintara Pembina Gedung Koperasi Merah Putih Kelurahan Baruga yang telah rampung dibangun di Kendari, Sulawesi Tenggara, Kamis (19/2/2026). Kementerian Koperasi menyatakan telah selesai membangun sebanyak 1.000 unit Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih dari target 80 ribu unit. (ANTARA FOTO/Andry Denisah/foc.)

Selain menetapkan besaran pendapatan, pemerintah memastikan para manajer KDKMP berstatus Pegawai dengan Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT). Mereka akan bekerja selama dua tahun di bawah naungan PT Agrinas Pangan Nusantara.

Iklan

Pemerintah menargetkan seluruh manajer sudah ditempatkan pada 1 Oktober 2026. Zulhas mengatakan, penempatan awal perlu segera dilakukan agar status kepegawaian para manajer tidak gugur.

Bagi manajer yang mendapatkan lokasi kerja jauh dari domisili, pemerintah membuka kemungkinan penyesuaian setelah yang bersangkutan menerima penempatan awal.

Statusnya PKWT selama dua tahun di bawah Agrinas Pangan. Yang paling penting sekarang dari manajer-manajer itu ditempatkan, diterima dulu agar statusnya tidak gugur. Nah kalau ternyata jauh dari domisilinya, setelah diterima nanti akan disesuaikan tempat yang terdekat,”

terangnya.

Bukan Sekadar Mengelola Koperasi

Sejumlah peserta program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) meneriakkan yel-yel saat mengikuti Pelatihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) calon manajer Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Brigif 1 Marinir Cilandak, Jakarta, Kamis (25/6/2026).
Sejumlah peserta program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) meneriakkan yel-yel saat mengikuti Pelatihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) calon manajer Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Brigif 1 Marinir Cilandak, Jakarta, Kamis (25/6/2026). (ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/tom.)

Penempatan manajer menjadi bagian penting dalam pengembangan KDKMP. Pemerintah tidak memosisikan koperasi tersebut hanya sebagai unit usaha ritel di tingkat desa, tetapi juga sebagai salah satu saluran penyaluran berbagai program pemerintah, termasuk distribusi barang bersubsidi dan layanan ekonomi masyarakat.

Manajer KDKMP nantinya bertanggung jawab mengelola sejumlah layanan dan penyaluran program, mulai dari pupuk bersubsidi, beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dan bantuan pangan, LPG 3 kilogram, hingga layanan transaksi keuangan seperti BRILink dan pembiayaan Mekaar dari PT Permodalan Nasional Madani (PNM).

Nanti 1 Oktober sudah ada manajer, pupuk harus didrop ke situ. Penyalurannya melalui Kopdes, beras subsidi, beras SPHP, bantuan pangan, kemudian gas 3 kilo, BRILink, Mekaar. Jadi mudah-mudahan 1 Oktober mulai bekerja,”

tutur Zulhas.

Sebagai informasi, Kementerian Koperasi mencatat saat ini terdapat sekitar 1.900 manajer atau sekitar 11 persen dari total manajer KDKMP yang ditempatkan lintas provinsi.

Iklan

Topik terkait

Penulis dan penyunting

  • Reporter

    Natania Longdong adalah jurnalis di Owrite yang berfokus pada isu internasional, energi, dan lingkungan. Dengan pengalaman lebih dari empat

  • Redaktur

    Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.