Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) merosot 0,18 persen ke level 6.060 pada perdagangan Kamis, 1 Oktober 2026.
Nilai transaksi tercatat Rp733,3 miliar dengan melibatkan 5,5 miliar saham dalam 119 ribu kali transaksi. Sebanyak 237 saham turun, 204 tidak bergerak, dan 254 naik.
Head of Retail Research BNI Sekuritas Fanny Suherman memperkirakan IHSG akan melemah pada perdagangan hari ini. Namun, IHSG berpotensi menguat tipis.
“IHSG berpotensi lanjut koreksi, dan jika rebound sedikit hanya tes resistance di 6.100,”
kata Fanny.
Jepang Pimpin Bursa Asia
Fanny menuturkan bursa saham Asia-Pasifik menguat pada perdagangan Rabu, 30 September, dengan mayoritas indeks mencatat kenaikan. Untuk indeks Nikkei 225 Jepang naik 1,9 persen, dan Topix menguat 1,7 persen.
Sementara di Korea Selatan, indeks Kospi turun 0,5 persen dan Kosdaq naik 0,7 persen. Kemudian indeks Australia S&P/ASX 200 menguat 0,9 persen, Hang Seng Hong Kong naik 0,4 persen, dan Taiex Taiwan bertambah 0,6 persen.
Lantas untuk perdagangan hari ini, Fanny memperkirakan IHSG akan bergerak di level support 6.000 hingga 6.050, sedangkan level resist IHSG di kisaran 6.100 hingga 6.120.






