Wisatawan mancanegara (wisman) yang melancong ke Indonesia mencapai 1.599.660 kunjungan. Wisman paling banyak berkunjung ke Indonesia berasal dari Malaysia dan Australia.
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono, mengatakan kunjungan wisman melalui pintu masuk utama sebesar 1.433.049 kunjungan, dan wisman dari pintu masuk perbatasan sebesar 166.611 kunjungan.
Dengan demikian secara total, jumlah kunjungan wisman sebanyak 1,60 juta atau naik 4,89 persen secara bulanan. Sedangkan secara tahunan naik 6,27 persen,”
ujar Ateng dalam konferensi pers Kamis, 1 Oktober 2026.
Ateng menuturkan, secara kumulatif sepanjang Januari-Agustus 2026 total kunjungan wisman mencapai 10.578.286 orang. Angka itu naik sebesar 5,38 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Capai kunjungan wisman dari Januari-Agustus 2026 ini merupakan capaian tertinggi sejak tahun 2020. Dan menunjukkan adanya kebangkitan ke arah sebelum pandemi COVID-19,”
katanya.
Negara Asal Wisman
Ateng menuturkan, untuk kunjungan wisman paling banyak dilakukan oleh wisatawan pemegang paspor Malaysia sebesar 18,52 persen, Australia 10,75 persen, serta China 10, 16 persen.
Secara bulanan atau mtm terjadi peningkatan kunjungan wisman paspor Malaysia dan China. Sementara itu wisman untuk pemegang paspor Australia justru mengalami penurunan,”
tuturnya.
Ateng mengatakan, bila dilihat secara tahunan kunjungan wisman pemegang paspor Malaysia, Australia, dan China mengalami kenaikan. BPS mencatat, wisman yang masuk melalui pintu utama paling banyak ada di Bandara Ngurah Rai, Bali.
Jika dilihat dari pintu masuk utama maka kunjungan wisman paling banyak Ngurah Rai. Kunjungan ini di bandara Ngurah Rai didominasi oleh wisatawan pemegang paspor Australia,”
imbuhnya.







