Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada perdagangan Senin, 5 Oktober 2026. IHSG menguat sebesar 0,68 persen ke level 6.077.
Nilai transaksi tercatat sebesar Rp364,6 miliar dengan melibatkan 3,3 miliar saham dalam 63,2 ribu kali transaksi. Sebanyak 128 saham turun, 223 tidak bergerak, dan 347 naik.
Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman memperkirakan IHSG akan menguat pada perdagangan hari ini.
IHSG berpotensi lanjut menguat jika bertahan di atas support kuat di 6.000,”
kata Fanny dalam analisisnya Senin, 5 Oktober 2026.
Bursa Asia

Fanny menuturkan, bursa saham Asia mayoritas bergerak melemah pada perdagangan Jumat. 2 Oktober di tengah volatilitas pasar obligasi dan valuta asing yang tinggi, serta menjelang rilis data tenaga kerja AS yang berpotensi memengaruhi arah kebijakan suku bunga the Fed.
Adapun indeks Jepang Nikkei 225 dan Topix terkoreksi sekitar 0,9 persen. Kemudian Hang Seng Hong Kong anjlok 2,6 persen, dan KOSDAQ Korea Selatan turun 0,11 persen.
Sedangkan, KOSPI Korea Selatan naik sebesar 0,46 persen, Taiex Taiwan menguat 0,25 persen, serta ASX 200 Australia bertambah sebesar 0,79 persen.
Lantas untuk perdagangan hari ini, Fanny memperkirakan IHSG akan bergerak di level support 6.000 hingga 6.020. Sedangkan level resist IHSG di kisaran 6.070 hingga 6.100.






