Harga emas global naik tipis pada perdagangan awal Asia Senin, 5 Oktober 2026 karena data ekonomi Amerika Serikat yang lemah baru-baru ini, sehingga menurunkan ekspektasi kenaikan suku bunga Federal Reserve pada Oktober.
Dilansir dari Economic Times, harga emas di pasar spot naik 0,3 persen menjadi US$4.153,32 per ons pada pukul 00.22 GMT. Sedangkan kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Desember naik 0,5 persen menjadi US$4.182,40.
Adapun, data yang dirilis pada Jumat menunjukkan pertumbuhan lapangan kerja di AS melambat lebih dari perkiraan pada September. Selain itu, jumlah tenaga kerja nonpertanian (nonfarm payrolls) untuk dua bulan sebelumnya direvisi turun tajam. Kondisi ini hampir menghilangkan kemungkinan The Fed kembali menaikkan suku bunga pada bulan ini.
Sedangkan untuk logam mulia lainnya seperti perak tercatat di pasar spot naik naik 1 persen menjadi US$60,97, platinum bertambah 0,4 persen menjadi US$1.705,70 dan paladium menguat 0,7 persen menjadi US$1.176,00.
Emas Antam

Sementara itu, harga emas produksi PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) hari ini terpantau naik sebesar Rp6.000 dari perdagangan sebelumnya. Dikutip dari data Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia Antam, harga pecahan satu gram emas Antam berada di level Rp2.580.000 per gram.
Sementara itu, harga pembelian kembali atau buyback emas Antam juga ikut naik sebesar Rp6.000, berada di level Rp2.386.000 per gram.
Berikut rincian harga emas batangan Antam:
- 0,5 gram: Rp1.340.000
- 1 gram: Rp2.580.000
- 2 gram: Rp5.110.000
- 3 gram: Rp7.647.000
- 5 gram: Rp12.715.000
- 10 gram: Rp25.350.000
- 25 gram: Rp63.210.000
- 50 gram: Rp126.255.000
- 100 gram: Rp252.360.000
- 250 gram: Rp630.590.000
- 200 gram: Rp1.260.900.000
- 1.000 gram: Rp2.520.600.000
Perlu diketahui, untuk ukuran emas 1 gram hingga 100 gram pada hari ini tersedia di Butik Gedung Antam. Namun untuk emas ukuran 250 gram, 500 gram, dan 1.000 gram harus pre order terlebih dahulu.






