Nilai tukar rupiah dibuka melemah pada perdagangan Senin, 5 Oktober 2026. Rupiah anjlok 0,11 persen atau 19 poin ke level Rp17.901 per dolar Amerika Serikat (AS).

Analis Mata Uang Doo Financial Futures, Lukman Leong memperkirakan rupiah akan menguat terbatas pada perdagangan hari ini. Hal itu sejalan turunnya harga minyak mentah dunia. 

Rupiah diperkirakan berkonsolidasi dengan potensi menguat terbatas terhadap dolar AS di tengah menurunnya harga minyak mentah dunia oleh rencana pelepasan cadangan oleh negara G7,”

kata Lukman kepada Owrite Senin, 5 Oktober 2026.

Menguat Sangat Terbatas

Rupiah & dollar naik
Rupiah & dollar naik

Namun, Lukman menilai bahwa penguatan rupiah pada hari ini akan terbatas. Sebab, imbal hasil obligasi Amerika Serikat masih tercatat tinggi.

Penguatan diperkirakan terbatas oleh imbal hasil obligasi AS yang masih tinggi,”

tuturnya.

Adapun untuk perdagangan hari ini, Lukman memperkirakan nilai tukar rupiah akan menguat di kisaran Rp17.800 per dolar AS hingga Rp17.850 per dolar AS.

Mata uang China, Yuan.
Mata uang China, Yuan. (Pixabay)

Berdasarkan data perdagangan hari ini, sejumlah nilai tukar negara Asia tercatat melemah diantaranya Won Korea (KRW) sebesar 0,31 persen, Dolar Singapura (SGD) sebesar 0,16 persen, Peso Filipina (PHP) melemah sebesar 0,06 persen, dan Ringgit Malaysia (MYR) melemah 0,02 persen.