Andi Syamsuddin Arsyad alias Haji Isam menambah porsi kepemilikan saham di PT Bayan Resources Tbk (BYAN) milik konglomerat Low Tuck Kwon. Jumlah saham yang diakuisisi akan bertambah menjadi 10,08 miliar, dari sebelumnya sebesar 10 miliar.

Keputusan ini sejalan dengan Low Tuck Kwong dan Elaine Low yang telah menandatangani perubahan Perjanjian Jual Beli Saham Bersyarat (PJBS) dengan PT Jhonlin Baratama milik Haji Isam pada 1 Oktober 2026. Perubahan itu dilakukan terhadap PJBS yang sebelumnya ditandatangani pada 17 September 2026.

Perubahan tersebut mencakup pembaruan atas jumlah saham biasa Perseroan yang akan dialihkan kepada pembeli, yaitu dari semula sebanyak 10.000.000.500 saham biasa menjadi 10.084.088.370 saham biasa Perseroan,”

kata manajemen Bayan Resources dalam keterbukaan informasi dikutip Rabu, 7 Oktober 2026.

Penyelesaian Transaksi

Ilustrasi Indeks Saham. (Sumber: Unsplash/Anne Nygård)
Ilustrasi Indeks Saham. (Sumber: Unsplash/Anne Nygård)

Untuk pelaksanaan dan penyelesaian transaksi masih bergantung pada pemenuhan beberapa kondisi-kondisi pendahuluan. Setelah penyelesaian transaksi dan syarat terpenuhi, maka Jhonlin Baratama akan mengengam 10.084.088.370 saham BYAN.

Setelah penyelesaian transaksi dan terpenuhinya seluruh syarat pendahuluan, Pembeli akan memiliki 10.084.088.370 saham biasa Perseroan,”

tuturnya.

BYAN memastikan, perubahan perjanjian kepemilikan saham ini tidak akan menimbulkan dampak negatif terhadap kegiatan operasional, aspek hukum, kondisi keuangan, dan kelangsungan usaha Perseroan. 

Kejadian tersebut tidak menimbulkan dampak material negatif yang dapat mengganggu kegiatan operasional, aspek hukum, kondisi keuangan, dan kelangsungan usaha Perseroan,”

imbuhnya.