Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Ekonomi Bisnis

Ketika Bahlil Rangkap Jabatan Menteri Sekaligus Koordinator, Siapa yang Menguji Kebijakannya?

Bahlil berpotensi memiliki kewenangan menilai, menyelaraskan, hingga menyelesaikan pertentangan kebijakan yang libatkan kementerian sendiri.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia bersiap menyampaikan keterangan saat konferensi pers terkait penemuan cadangan gas raksasa di Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (20/4/2026). Menteri ESDM menyampaikan temuan tersebut berasal dari hasil eksplorasi sumur Geliga-1 di Blok Ganal, lepas pantai Kalimantan Timur dengan potensi sumber daya gas sekitar 5 triliun kaki kubik serta 300 juta barel kondensat yang dioperasikan perusahaan energi asal Italia ENI.
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia bersiap menyampaikan keterangan saat konferensi pers terkait penemuan cadangan gas raksasa di Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (20/4/2026). Menteri ESDM menyampaikan temuan tersebut berasal dari hasil eksplorasi sumur Geliga-1 di Blok Ganal, lepas pantai Kalimantan Timur dengan potensi sumber daya gas sekitar 5 triliun kaki kubik serta 300 juta barel kondensat yang dioperasikan perusahaan energi asal Italia ENI. (ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/nym.)

Transparency International Indonesia (TI Indonesia) menilai rangkap jabatan Bahlil Lahadalia sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sekaligus Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi berisiko memicu konflik kepentingan struktural dalam pengambilan kebijakan pemerintah.

Peneliti Tata Kelola Ekonomi dan Sumber Daya Alam TI Indonesia, Bagus Pradana, mengatakan persoalan tersebut bukan sekadar penumpukan jabatan, melainkan terkonsentrasinya sejumlah kewenangan pada satu pejabat.

Dalam perspektif antikorupsi, kondisi tersebut melemahkan mekanisme checks and balances di dalam pemerintahan,”

kata Bagus dalam keterangan resmi, Jumat, 9 Oktober 2026.

Kewenangan Menumpuk

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dalam acara CNBC Energy Forum 2026 di Jakarta, Kamis, 25 Juni 2026. (Sumber: Owrite/Natania Longdong)
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dalam acara CNBC Energy Forum 2026 di Jakarta, Kamis, 25 Juni 2026. (Owrite/Natania Longdong)

Menurut Bagus, sebagai Menteri ESDM, Bahlil bertanggung jawab atas kebijakan sektoral di bidang energi dan sumber daya mineral. Sementara itu, sebagai Menko, ia berpotensi memiliki kewenangan untuk menilai, menyelaraskan, hingga menyelesaikan pertentangan kebijakan yang melibatkan kementeriannya sendiri.

Iklan

Kondisi tersebut berisiko membuat fungsi pengawasan dan evaluasi kebijakan kehilangan independensinya.

Risiko ini dapat merembet menjadi regulatory capture apabila implementasi kebijakan dan pengawasan sektoral justru berpihak pada kepentingan korporasi tertentu,”

ujarnya.

TI Indonesia menilai mekanisme koordinasi yang seharusnya menjadi ruang untuk menguji kebijakan lintas sektor justru berpotensi memperkuat kebijakan yang dibuat oleh kementerian di bawah tanggung jawab pejabat yang sama.

Situasi ini menimbulkan risiko ketika fungsi koordinasi, evaluasi, dan pengawasan tidak lagi berjalan secara independen. Akibatnya, mekanisme untuk mengoreksi kebijakan sektoral berpotensi kehilangan efektivitasnya.

Korporasi Diuntungkan?

Tambang Emas Pani resmi menuangkan emas perdananya (first gold pour). (Sumber: Merdeka Copper Gold)
Tambang Emas Pani resmi menuangkan emas perdananya (first gold pour). (Sumber: Merdeka Copper Gold)

TI Indonesia juga memperingatkan bahwa konsentrasi kewenangan tersebut dapat membawa risiko lebih luas, terutama dalam pelaksanaan kebijakan serta pengambilan keputusan terkait perizinan dan proyek hilirisasi.

Bagus menyebut kondisi itu berpotensi memperlebar ruang bagi regulatory capture, yakni situasi ketika proses regulasi atau pelaksanaan kebijakan lebih mengakomodasi kepentingan korporasi tertentu daripada kepentingan publik.

Meski demikian, potensi risiko tersebut tidak serta-merta membuktikan adanya keuntungan pribadi ataupun pelanggaran yang dilakukan pihak tertentu.

Iklan

Topik terkait

Penulis dan penyunting

  • Reporter

    Natania Longdong adalah jurnalis di Owrite yang berfokus pada isu internasional, energi, dan lingkungan. Dengan pengalaman lebih dari empat

  • Redaktur

    Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.