Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melaporkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) defisit sebesar Rp319,0 triliun pada September 2026. Defisit APBN tercatat sebesar 1,24 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).
Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan, defisit pada September ini masih sejalan dengan desain defisit APBN 2026 yang ditargetkan pada akhir tahun sebesar 2,85 persen.
Defisitnya saat ini 1,24 persen dari PDB, jadi ini on track. Kita menuju pelaksanaan APBN yang memang dari awal sejak ditetapkan didesain untuk defisit,”
kata Suahasil dalam konferensi pers APBN KiTA Jumat, 9 Oktober 2026.
Pendapatan Negara
Suahasil menjelaskan, untuk pendapatan negara realisasinya sebesar Rp2.341,5 triliun atau 74,2 persen dari target 2026 yang sebesar Rp3.153,6 triliun. Pendapatan ini tumbuh 25,5 persen secara year on year (yoy).






