Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Ekonomi Bisnis

Cukai Minuman Manis Ditargetkan Berlaku Semester II-2027, Penerimaan Rp1,7 Triliun

Pengenaan cukai Minuman Berpemanis telah tercantum dalam Undang-Undang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2027.

Ilustrasi Minuman Berpemanis dalam Vending Machine.
Ilustrasi Minuman Berpemanis dalam Vending Machine. (Sumber: Unsplash/Hilmi Alwan)

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menargetkan penerapan cukai Minuman Berpemanis Dalam Kemasan (MBDK) berlaku pada semester II-2027. Pemerintah menargetkan penerimaan cukai tersebut sebesar Rp1,7 triliun.

Direktur Jenderal Bea dan Cukai Djaka Budi Utama mengatakan, pengenaan cukai MBDK telah tercantum dalam Undang-Undang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2027.

Saat ini bahwa di Undang-Undang APBN tahun 2027 memang sudah disebutkan bahwa akan dikenakan cukai untuk MBDK, dan besarannya ada sekitar Rp1,7 triliun,”

ujar Djaka dalam konferensi pers APBN KiTA dikutip Minggu, 11 Oktober 2026.

Susun Peraturan Teknis

Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Djaka Budi Utama
Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Djaka Budi Utama (Foto: Instagram bcjatengdiy)

Djaka menuturkan, kini pemerintah masih menyusun peraturan teknis sebelum kebijakan ini diberlakukan. Pemerintah menargetkan, pemberlakukan cukai MBDK dilakukan pada semester II-2027.

Iklan

Dan mungkin ini untuk pemberlakuannya kita sedang melengkapi aturan-aturannya, dan mudah-mudahan bisa diterapkan di semester ke-II tahun 2027,”

jelasnya.

Kendati demikian, Djaka mengatakan bahwa pemerintah belum memutuskan besaran tarif cukai yang akan dikenakan terhadap produk minuman berpemanis dalam kemasan. Saat, ini pembahasan teknis masih dilakukan bersama Direktorat Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal (DJSEF) Kementerian Keuangan. 

Besaran tarifnya mungkin kita dengan DJSEF masih membicarakan berapa besarannya. Sehingga, belum tahu berapa kandungan yang akan dipungut, ataupun yang dipungut untuk kandungan gulanya,”

imbuhnya.

Iklan

Topik terkait

Penulis dan penyunting

  • Reporter

    Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi

  • Redaktur

    Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.