Emiten milik Andi Syamsuddin Arsyad alias Haji Isam, PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN) buka suara soal penjaminan 100 persen saham perseroan milik tiga entitas terafiliasi kepada PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. PGUN menyebut bahwa pihak yang menjadi debitur atas fasilitas kredit tersebut adalah PT Jhonlin Baratama.
Aksi gadai saham dilakukan oleh tiga pemegang saham utama perseroan, yakni PT Araya Agro Lestari (AAL), PT Baramega Citra Mulia Persada (BCMP), dan PT Citra Agro Raya (CAR). Akta gadai itu sudah ditandatangani pada 28 September 2026.
Perseroan tidak terlibat penuh dalam proses pembahasan atau negosiasi fasilitas kredit, pengajuan fasilitas, persetujuan atau offering letter dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Hal tersebut dikarenakan seluruh prosesnya dilakukan secara langsung antara PT Jhonlin Barata dalam hal ini selaku debitur dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk,”
kata Direktur PGUN Tamlikho dalam keterbukaan informasi Senin, 12 Oktober 2026.
CAR dan AAL Terafiliasi

Tamlikho menegaskan, CAR dan AAL memiliki hubungan afiliasi dengan PT Jhonlin Baratama melalui keterlibatan Jhony Saputra, yakni anak Haji Isam. Jhony merupakan pemegang saham CAR dan AAL serta menjabat sebagai Komisaris di PT Jhonlin Baratama.






