Seorang pialang saham mengamati pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dari layar telepon pintarnya di Jatinegara, Jakarta. (Sumber: Antara Foto/Fakhri Hermansyah/wsj)
Nilai tukar rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kompak terperosok pada penutupan perdagangan Senin, 12 Oktober 2026. Rupiah melemah 0,08 persen ke level Rp17.913 per dolar AS, dan IHSG amblas 2,59 persen ke 5.936.
Berdasarkan data perdagangan sore ini, sejumlah nilai tukar negara Asia tercatat melemah diantaranya Baht Thailand (THB) 0,21 persen, Yen Jepang (JPY) melemah sebesar 0,08 persen, dan Yuan Tiongkok (CNY) turun 0,01 persen.
Sentimen Rupiah
Karyawan menghitung uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Jakarta, Senin (13/7/2026). (ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/foc.)
Pengamat pasar uang dan komoditas Ibrahim Assuaibi mengungkapan sentimen rupiah didorong oleh pasar yang masih menunggu pengumuman MSCI seputar ancaman degradasi ke Frontier Market hingga potensi pembekuan.
Iklan
Pasar terus menunggu pengumuman MSCI seputar ancaman degradasi ke Frontier Market hingga potensi pembekuan (freeze) yang terus berlanjut amat menghantui pasar saham Indonesia,”
kata Ibrahim dalam keterangannya Senin, 12 Oktober 2026.
Selain itu, pergerakan nilai tukar juga didorong oleh pernyataan terbaru dari pejabat The Fed juga membuka peluang bagi kenaikan suku bunga lebih lanjut.
Minggu ini pasar akan mencermati data inflasi tingkat konsumen dan produsen, yang akan disusul oleh data penjualan ritel dan juga pernyataan beberapa pejabat the Fed,”
jelasnya.
Saham Melemah
Warga mengamati layar digital pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (3/6/2026). (ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin/bar)
Di samping itu, nilai transaksi IHSG tercatat sebesar Rp13,6 triliun dengan melibatkan 62,1 miliar saham dalam 1,8 juta kali transaksi. Sebanyak 114 saham naik, 77 tidak bergerak, dan saham turun sebanyak 602.
Dilansir dari Stockbit, saham yang mengalami penurunan terdalam alias top loser sebagai berikut:
PT Communication Cable System Indonesia Tbk (CCSI) melemah 15 persen ke Rp340
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk (MBSS) melemah 15 persen ke Rp3.910
PT Map Boga Adiperkasa Tbk (MAPB) melemah 14,98 persen ke Rp1.135
Sementara saham yang paling banyak dijual asing atau net foreign sell diantaranya:
PT Goto Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) sebesar Rp154,63 miliar
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) sebesar Rp80,01 miliar
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) sebesar Rp46,49 miliar