Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Ekonomi Bisnis

IHSG Ditutup Melemah 0,17 Persen, Rupiah Justru Menguat Rp17.900 per Dolar AS

Rupiah menguat sebesar 0,07 persen ke level Rp17.900 per dolar AS, sedangkan IHSG melemah sebesar 0,17 persen ke level 5.925.

Pekerja melintas di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (27/7/2026). (Sumber: Antara Foto/Dhemas Reviyanto/wsj)
Pekerja melintas di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (27/7/2026). (Sumber: Antara Foto/Dhemas Reviyanto/wsj)

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan nilai tukar rupiah ditutup berlawanan arah pada Selasa, 13 Oktober 2026. IHSG tercatat melemah, sedangkan rupiah menguat.

Rupiah tercatat menguat sebesar 0,07 persen atau 13 poin ke level Rp17.900 per dolar Amerika Serikat (AS). Sedangkan IHSG melemah sebesar 0,17 persen ke level 5.925.

Berdasarkan data perdagangan sore ini, nilai tukar negara Asia yang menguat diantaranya Dolar Singapura (SGD) sebesar 0,05 persen, Baht Thailand (THB) menguat 0,21 persen, Yen Jepang (JPY) menguat 0,45 persen, dan Rupee India (INR) naik 0,51 persen.

Iklan

Sentimen Rupiah

Mata uang Rupiah dan Dollar AS
Mata uang Rupiah dan Dollar AS/Doc. Owrite/Acel

Pengamat pasar uang dan komoditas Ibrahim Assuaibi mengungkapan sentimen nilai tukar berasal dari Rusia yang sudah sepat untuk memasok solar ke pasar global, dan Presiden Donald Trump mencabut sementara sanksinya terhadap Moskow.

Pasokan tambahan ini dapat membantu meredakan ketatnya pasokan di pasar bahan bakar global, sekaligus mengurangi kekhawatiran pasokan yang belakangan ini turut menopang harga minyak mentah,”

kata Ibrahim dalam keterangannya Senin, 13 Oktober 2026.

Selain itu, saat in perhatian pasar tertuju pada rilis data inflasi AS, yaitu Indeks Harga Konsumen (CPI) dan Indeks Harga Produsen (PPI), yang masing-masing dijadwalkan pada Rabu dan Kamis. 

Saham Melemah

Pengunjung melintas di depan layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta.
Pengunjung melintas di depan layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. (Sumber: Antara Foto/Asprilla Dwi Adha/rwa)

Di samping itu, nilai transaksi IHSG tercatat sebesar Rp10,6 triliun dengan melibatkan 36,4 miliar saham dalam 1,4 juta kali transaksi. Sebanyak 336 saham naik, 168 tidak bergerak, dan saham turun sebanyak 290.

Dilansir dari Stockbit, saham yang mengalami penurunan terdalam alias top loser sebagai berikut:

  • PT Asuransi Maximus Graha Persada Tbk (ASMI) melemah 14,71 persen ke Rp29
  • PT Multi Garam Utama Tbk (FOLK) melemah 14,71 persen ke Rp116
  • PT Pool Advista Finance Tbk (POLA) melemah 14,29 persen ke Rp90

Sementara saham yang paling banyak dijual asing atau net foreign sell diantaranya:

  • PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) sebesar Ro78,66 miliar
  • PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) sebesar Rp55,95 miliar
  • PT Bumi Resources Tbk (BUMI) sebesar Rp52,49 miliar

Iklan

Topik terkait

Penulis dan penyunting

  • Reporter

    Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi

  • Redaktur

    Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.