Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Ekonomi Bisnis

Emas Antam Stagnan di Rp2,574 Juta, Inflasi AS Jadi Penentu

Jika ingin menebus emas 1 gram hingga 100 gram dapat langsung mendatangi Butik Gedung Antam, sedangkan untuk ukuran lain harus pre-order.

Warga mengakses situs Logam Mulia di Leuwigajah, Kota Cimahi, Jawa Barat, Jumat (9/10/2026).
Warga mengakses situs Logam Mulia di Leuwigajah, Kota Cimahi, Jawa Barat, Jumat (9/10/2026). ( ANTARA FOTO/Abdan Syakura/wsj.)

Harga emas global stagnan stagnan selama perdagangan awal Asia pada Rabu, 14 Oktober 2026, karena pelaku pasar menunggu data harga konsumen AS yang dapat membentuk ekspektasi terhadap keputusan lanjutan kebijakan Federal Reserve.

Dilansir dari Economic Times, harga emas di pasar spot sedikit berubah pada US$4.161,05 per ons pada pukul 00.11 GMT. Sementara kontrak berjangka emas AS naik 0,2 persen menjadi US$4.185,00. 

Sedangkan untuk logam mulia lain seperti perak tercatat di pasar spot turun 0,5 persen menjadi US$59,12, platinum turun 0,4 persen menjadi US$1.656,08, dan paladium turun 0,1 persen menjadi US$1.124,39.

Iklan

Emas Antam

Sementara itu, harga emas produksi PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) hari ini terpantau stabil seperti perdagangan sebelumnya. Dikutip dari data Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia Antam, harga pecahan satu gram emas Antam berada di level Rp2.574.000 per gram.

Sementara itu, harga pembelian kembali (buyback) emas Antam juga ikut stagnan dan berada di level Rp2.383.000 per gram.

Berikut rincian harga emas batangan Antam:

Ukuran (Gram)Harga (Rp)
0,5 gram1.337.000
1 gram2.574.000
2 gram5.098.000
3 gram7.629.000
5 gram12.685.000
10 gram25.290.000
25 gram63.060.000
50 gram125.955.000
100 gram251.760.000
250 gram629.090.000
500 gram1.257.900.000
1.000 gram2.514.600.000

Jika Anda ingin menebus emas 1 gram hingga 100 gram dapat langsung mendatangi Butik Gedung Antam; sedangkan untuk emas ukuran 250 gram, 500 gram, dan 1.000 gram, harus pre-order.

Iklan