“Jika IHSG break di atas 5.950, IHSG akan mencoba melanjutkan kenaikan ke 5.980-6.000. Namun, hati-hati sepanjang belum break di atas 6.000, IHSG berpeluang kembali koreksi tes support di 5.770,”
kata Fanny.
Pasar Asia
Fanny menuturkan bursa Asia-Pasifik bergerak beragam dengan mayoritas naik pada perdagangan Selasa, 13 Oktober. Hal itu karena saham-saham terkait AI kembali tertekan menjelang musim laporan keuangan.
Adapun indeks Nikkei 225 Jepang merosot 1,8 persen, dan Kosdaq naik 0,14 persenz. Di Korea Selatan, indeks Kospi anjlok 5,5 persen dan Kosdaq turun 1,4 persen.
Kemudian indeks ASX 200 Australia sedikit naik 0,1 persen, Hang Seng Hong Kong menguat 0,3 persen, Taiex Taiwan turun 2 persen, dan CSI 300 China melemah 0,3 persen. Lalu STI Singapura naik 0,28 persen, dan FTSE Malaysia menguat 0,33 persen.
Lantas untuk perdagangan hari ini, Fanny memperkirakan IHSG akan bergerak di level support 5.870 hingga 5.900, sedangkan level resist IHSG di kisaran 5.980 hingga 6.000.