Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan rupiah berlawanan arah pada penutupan perdagangan Rabu, 14 Oktober 2026. Rupiah mengalami pelemahan, sedangkan IHSG menguat.
Rupiah tercatat melemah 0,02 persen atau 3 poin ke level Rp17.903 per dolar Amerika Serikat (AS), Sedangkan IHSG menghijau 0,29 persen ke level 5.943.
Berdasarkan data perdagangan sore ini, sejumlah nilai tukar negara Asia tercatat melemah diantaranya Dolar Singapura (SGD) melemah 0,15 persen, Peso Filipina (PHP) melemah 0,14 persen.
Iklan
Kemudian Baht Thailand (THB) melemah 0,13 persen, Yen Jepang (JPY) melemah 0,08 persen, Yuan Tiongkok (CNY) melemah sebesar 0,02 persen terhadap dolar AS.
Sentimen Rupiah
Nilai tukar rupiah berada di level Rp18.109 per dolar AS pada perdagangan Senin (13/7) sore, rupiah melemah 44 poin atau 0,24 persen dibandingkan dari penutupan sebelumnya di level Rp 18.065 per dolar AS imbas ketegangan geopolitik AS-Iran yang meningkat di Timur Tengah. (Sumber: Antara Foto/M Risyal Hidayat/foc)
Pengamat pasar uang dan komoditas, Ibrahim Assuaibi mengungkapkan sentimen rupiah berasal dari kelompok Houthi menyerang gedung administrasi milik perusahaan minyak negara Saudi Aramco di kota Dhahran.
Kelompok tersebut telah meluncurkan rudal balistik dan pesawat nirawak ke arah Arab Saudi selama sepekan terakhir sebagai balasan atas dukungan kerajaan tersebut terhadap pasukan pemerintah Yaman,”
kata Ibrahim dalam keterangannya Rabu, 14 Oktober 2026.
Selain itu, para pelaku pasar kini menantikan laporan Indeks Harga Konsumen (CPI) AS yang akan dirilis malam ini guna mendapatkan petunjuk terbaru mengenai arah kebijakan suku bunga.
Saham Naik
Pengunjung mengamati pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dari layar gawai di Bursa Efek Indonesia (BEI). (Sumber: Antara Foto/Fakhri Hermansyah/hma)
Di samping itu, nilai transaksi IHSG tercatat sebesar Rp11,04 triliun dengan melibatkan 31,1 miliar saham dalam 1,4 juta kali transaksi. Sebanyak 280 saham naik, 194 tidak bergerak, dan 321 turun.
Dilansir dari Stockbit, sejumlah saham yang mengalami kenaikan tertinggi atau top gainer diantaranya:
PT Teknologi Karya Digital Nusa Tbk (TRON) melemah 34,67 persen ke Rp101
PT Sona Topas Tourism Industry Tbk (SONA) melemah 25 persen ke Rp3.450
PT Graha Layar Prima Tbk (BLTZ) melemah 24,93 persen ke Rp4.210