“Indonesia memiliki potensi sumber daya dan peluang pengembangan, sementara Pakistan memiliki kebutuhan pasar domestik yang kuat. Kami berharap kerja sama ini dapat berkembang menjadi peluang investasi yang konkret dan membangun kemitraan berkelanjutan yang memberikan manfaat bagi kedua negara,”
ujar Ghani, Kamis, 15 Oktober 2026.
Ghani menilai inisiatif hulu ke hilir ini menjadi pilar penting dalam memperluas penetrasi ekspor minyak sawit mentah (Crude Palm Oil/CPO) Indonesia di pasar Asia Selatan, sekaligus memperkuat investasi asing langsung, serta kemandirian ekonomi nasional secara berkelanjutan.
Kerja sama ini merupakan bentuk nyata pelaksanaan mandat pemerintah, menindaklanjuti arahan Presiden dan Menteri Pertahanan RI usai penawaran historis kepada Chief of Defence Forces (CDF) Pakistan pada kunjungan kenegaraan di Islamabad, Desember 2025.
Peran
Pemerintah Pakistan menunjuk Fauji Foundation, grup usaha terkemuka di bidang energi, industri, dan pertanian, sebagai mitra bisnis resmi penyokong kemitraan ini.
Melalui sinergi ini kedua belah pihak merancang pengembangan kebun sawit, pembangunan pabrik kelapa sawit, penyiapan sarana logistik, hingga pengolahan serta pemasaran produk turunan CPO dan inti sawit.
Pada kerja sama ini, Agrinas Palma berperan memimpin tata kelola strategis, kepatuhan legalitas, dan penyediaan akses lahan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Sementara, Fauji Foundation diproyeksikan membawa investasi langsung dari Pakistan untuk membiayai pembangunan fasilitas pabrik dan infrastruktur penunjang, dengan pembentukan perusahaan patungan (joint venture) sebagai opsi utama pelaksanaan.
Ghani menuturkan setiap tahapan difokuskan pada uji tuntas teknis, analisis kesesuaian lahan, kepatuhan Hak Guna Usaha (HGU), serta tata kelola akuntabel demi menjamin kepastian investasi jangka panjang.
Delegasi Pakistan dari Fauji Foundation Irfan Khan menekankan pentingnya membangun kemitraan yang berpijak pada asas kesetaraan, keterbukaan, serta kemanfaatan bersama.
“We need to have a relationship which works for both of us,”
ujar Irfan Khan dalam diskusi mengenai arah kerja sama strategis Indonesia–Pakistan.