Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Ekonomi Bisnis

IHSG Ambruk hingga Trading Halt, Airlangga Sebut Gegara Pengumuman MSCI

Pengumuman MSCI yang lebih cepat dari jadwal terhadap pasar modal Indonesia membuat IHSG mengalami trading halt.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto (sumber: Owrite/Anisa Aulia)
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto (sumber: Owrite/Anisa Aulia)

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto merespons terkait Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang mengalami penghentian sementara alias trading halt pada pembukaan pasar Jumat, 16 Oktober 2026. Kondisi itu dipicu oleh pengumuman Morgan Stanley Capital International (MSCI) terkait pasar saham RI.

Airlangga mengatakan, pengumuman MSCI yang lebih cepat dari jadwal membuat IHSG mengalami trading halt. MSCI sendiri seharusnya dijadwalkan mengumumkan status pasar modal RI pada November 2026.

Tentu ada akibat daripada pengumuman MSCI, tapi pengumuman MSCI itu merupakan suatu hal yang katakanlah lebih cepat daripada ekspektasi yang sebetulnya mereka menjanjikannya di bulan November, tapi ini di Oktober,”

kata Airlangga di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Jumat, 16 Oktober 2026.

Nasib Pasar Modal RI

Pengunjung melintas di depan layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta.
Pengunjung melintas di depan layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. (Sumber: Antara Foto/Asprilla Dwi Adha/rwa)

Airlangga menuturkan, dengan pengumuman terbaru MSCI ini maka penentuan nasib pasar modal RI akan diumumkan pada tahun depan antara pada April 2027 hingga Juni 2027.

Iklan

Airlangga menilai, usulan bursa saham masuk ke pasar mandiri karena MSCI melihat implementasi dari apa yang sudah dijanjikan sebelumnya lebih lama.

Tentu kalau kita lihat terkait dengan bidang implementasi daripada regulasi terhadap tindakan yang dilakukan oleh pasar modal ini kan mereka merasa periodenya agak panjang. Nah tentu ini yang harus dijelaskan mengapa prosesnya membutuhkan waktu,”

jelasnya.

Airlangga mengatakan, hal ini menjadi catatan ke depan bahwa reformasi harus dijalankan dengan hasil yang nyata bagi para investor, baik dalam maupun luar negeri. 

Ini menjadi catatan bagi kita ke depan bahwa reform itu harus dijalankan, dan progresnya itu harus kelihatan terutama progresnya harus kelihatan bagi para investor dalam negeri maupun luar negeri,”

ujarnya.

Koordinasi dengan BEI

Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI). (Sumber: Unsplash/Ruben Sukatendel)
Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI). (Sumber: Unsplash/Ruben Sukatendel)

Ia menyebut, pemerintah juga akan berkoordinasi dengan Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk mengambil langkah konkret mengenai permasalahan ini.

Terkait dengan hal teknis, nanti tentu kami akan bicara dengan bursa bahwa kita berharap bahwa langkahnya konkret beserta timeline-nya,”

tuturnya.

Adapun dalam hal ini, Airlangga juga akan melakukan pertemuan dengan Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) pada hari ini. Pertemuan dilakukan sebagai respons terhadap pengumuman MSCI tersebut.

Iklan

Topik terkait

Penulis dan penyunting

  • Reporter

    Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi

  • Redaktur

    Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.