Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Ekonomi Bisnis

MSCI Soroti Bursa RI, OJK Berbenah agar Tak Turun Kelas

OJK menghormati independensi lembaga penyedia indeks global, termasuk MSCI, serta menghargai setiap masukan yang diberikan,

Friderica Widyasari Dewi
Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi (Foto: Instagram/@fridericawidyasari)

Terkait potensi penurunan status pasar modal Indonesia dari Emerging Market menjadi Standalone Market. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencermati dan memberikan perhatian serius atas pengumuman tersebut.

Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi mengatakan pihaknya akan terus membenahi dan menindaklanjuti berbagai masukan yang diberikan. Otoritas mencermati dan memberikan perhatian serius terhadap penilaian Morgan Stanley Capital International (MSCI) mengenai area-area yang masih memerlukan penyempurnaan.

“Kami meyakini pasar modal domestik tetap prospektif dan menarik. Hal ini didukung oleh fundamental perekonomian Indonesia yang terjaga, basis investor yang terus bertumbuh, valuasi saham yang kompetitif, dan kinerja fundamental emiten yang secara umum masih positif,”

kata Friderica dalam keterangan resmi, Jumat, 16 Oktober 2026.

Kiki, sapaan akrab Friderica, mengatakan OJK menghormati independensi lembaga-lembaga penyedia indeks global, termasuk MSCI, serta menghargai setiap masukan yang diberikan oleh seluruh pemangku kepentingan.

Iklan

Aksi Percepatan

Kemudian, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK Hasan Fawzi mengatakan masukan yang disampaikan MSCI dalam pengumuman ini juga sejalan dengan Rencana Aksi Percepatan Reformasi Integritas Pasar Modal Indonesia, termasuk dalam aspek penegakan hukum yang dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan

“OJK berkomitmen untuk terus memperkuat penegakan hukum di sektor pasar modal dalam upaya menegakkan integritas pasar, dengan koordinasi dan sinergi yang efektif bersama seluruh pihak terkait,”

jelas dia.

Hasan menekankan OJK dan Self-Regulatory Organization (SRO) akan terus melanjutkan engagement yang konstruktif dengan lembaga-lembaga penyedia indeks maupun investor institusi global.

“Engagement yang berkesinambungan tersebut dilakukan untuk memastikan bahwa otoritas Indonesia dapat mengomunikasikan progres terkini reformasi pasar modal Indonesia, serta memperoleh masukan dan rekomendasi kebijakan untuk penyempurnaan yang berkelanjutan,”

ujar dia.

Sisi lain, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penghentian sementara alias trading halt pada pembukaan perdagangan pasar Jumat, 16 Oktober 2026. Pada sesi I perdagangan HSG anjlok 8,01 persen ke level 5.393.

Iklan

Topik terkait

Penulis dan penyunting

  • Reporter

    Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi

  • Asred

    Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.