Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Ekonomi Bisnis

Perhatian! Bahlil Sebut Stok Pertalite di Indonesia Kurang dari 20 Hari

Bahlil mengatakan laporan Pertamina menyebutkan ketahanan stok RON 90 tercatat sekitar 16-18 hari, sementara jenis BBM lain tak masalah.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dalam acara CNBC Energy Forum 2026 di Jakarta, Kamis, 25 Juni 2026. (Sumber: Owrite/Natania Longdong)
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dalam acara CNBC Energy Forum 2026 di Jakarta, Kamis, 25 Juni 2026. (Sumber: Owrite/Natania Longdong)

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyebut ketahanan stok bahan bakar minyak (BBM) jenis RON 90 atau Pertalite saat ini kurang dari 20 hari. Kondisi tersebut dipengaruhi pergeseran konsumsi masyarakat dari BBM beroktan lebih tinggi ke Pertalite karena perbedaan harga.

Bahlil mengatakan, berdasarkan laporan Pertamina, stok BBM nasional masih dalam kondisi aman. Namun, ketahanan stok RON 90 tercatat sekitar 16-18 hari. Sementara jenis BBM lain, seperti RON 92 hingga RON 98 tidak mengalami masalah.

Yang kurang dari 20 hari itu hanya RON 90. Tapi kalau Solar, RON 92, RON 95, RON 98 itu no issue. Enggak ada masalah,”

kata Bahlil kepada wartawan usai melakukan rapat koordinasi, di Kementerian ESDM, Jumat, 16 Oktober 2026.

Gegara Pergeseran Konsumsi

Sejumlah warga membawa jeriken saat antre untuk membeli bahan bakar minyak (BBM) di SPBU Darussalam, Banda Aceh, Aceh
Sejumlah warga membawa jeriken saat antre untuk membeli bahan bakar minyak (BBM) di SPBU Darussalam, Banda Aceh, Aceh (ANTARA FOTO/Ampelsa/nym.)

Menurut Bahlil, pergeseran pola konsumsi masyarakat menjadi salah satu faktor yang memengaruhi ketahanan stok Pertalite. 

Iklan

Konsumen yang sebelumnya menggunakan BBM dengan RON lebih tinggi kini beralih ke RON 90 karena harganya relatif lebih ekonomis.

Kenapa itu terjadi? Karena terjadinya shifting yang tadinya orang pakai 92 dan 95, itu di-shifting ke 90 karena harganya kan cukup berbedanya cukup ekonomis,”

ujarnya.

Butuh Waktu Seminggu

Pertamina Patra Niaga tambah 10 truk tangki suplai pasokan BBM di SPBU Sumatera Utara. (Sumber: Pertamina)
Pertamina Patra Niaga tambah 10 truk tangki suplai pasokan BBM di SPBU Sumatera Utara. (Sumber: Pertamina)

Bahlil menegaskan, ketahanan stok Pertalite yang berada di kisaran 16–18 hari bukan berarti pasokan BBM nasional berada di bawah standar minimum. Pemerintah, kata dia, memperkirakan perlu waktu sekitar satu pekan untuk meningkatkan ketahanan stok hingga mencapai 20 hari.

Mungkin untuk mencapai di angka 20 itu ya kita butuh waktu seminggu. Seminggu selesai. Tapi di 16 sampai 18 hari itu kan bukan berarti kita kekurangan standar minimal,”

tutur Bahlil.

Di sisi lain, Bahlil menjelaskan antrean BBM yang terjadi di sejumlah daerah, termasuk Bali dan Sulawesi Tenggara, yang berkaitan dengan kendala distribusi.

Berdasarkan laporan Pertamina, pengiriman BBM dari Jawa Timur ke Bali terkendala jalur transportasi laut. Untuk mengatasi persoalan tersebut, Bahlil mengaku telah memerintahkan Pertamina menambah jumlah kapal agar distribusi BBM ke daerah dapat dipercepat.

Stoknya enggak ada masalah. Dari kilangnya enggak ada masalah. Yang bermasalah itu adalah jalur distribusinya, makanya kita nambah kapal,”

imbuhnya.

Iklan

Topik terkait

Penulis dan penyunting

  • Reporter

    Natania Longdong adalah jurnalis di Owrite yang berfokus pada isu internasional, energi, dan lingkungan. Dengan pengalaman lebih dari empat

  • Redaktur

    Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.