Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Ekonomi Bisnis

IHSG Ditutup Anjlok ke Level 4.996, Rupiah Amblas Rp18.046 per Dolar AS

Rupiah ditutup melemah sebesar 0,11 persen ke level Rp18.046 per dolar AS, dan IHSG anjlok sebesar 3,64 persen ke 4.996.

IHSG dan Rupiah Melemah pada penutupan 16 Oktober 2026. (Sumber: Dibuat AI)
IHSG dan Rupiah Melemah pada penutupan 16 Oktober 2026. (Sumber: Dibuat AI)

Nilai tukar rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kompak ditutup melemah pada perdagangan Senin, 19 Oktober 2026. Rupiah melemah 0,11 persen ke level Rp18.046 per dolar AS, dan IHSG anjlok 3,64 persen ke 4.996.

Berdasarkan data perdagangan sore ini, sejumlah nilai tukar negara Asia melemah diantaranya Baht Thailand (THB) anjlok 0,48 persen, Peso Filipina (PHP) melemah 0,15 persen.

Kemudian Yen Jepang (JPY) melemah 0,08 persen, Dolar Singapura (SGD) melemah sebesar 0,05 persen, dan Ringgit Malaysia (MYR) melemah 0,01 persen terhadap dolar AS.

Iklan

Sentimen Rupiah

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada penutupan perdagangan Selasa (12/5) melemah 115 poin atau 0,66 persen menjadi Rp17.529 per dolar AS. (Sumber: Antara Foto/Indrianto Eko Suwarso/kye)
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada penutupan perdagangan Selasa (12/5) melemah 115 poin atau 0,66 persen menjadi Rp17.529 per dolar AS. (Sumber: Antara Foto/Indrianto Eko Suwarso/kye)

Pengamat pasar uang dan komoditas Ibrahim Assuaibi mengungkapan sentimen rupiah berasal dari pernyataan pejabat the Fed yang mengisyaratkan akan melakukan pengetatan lebih lanjut.

Pernyataan terkini dari para pejabat the Fed mengisyaratkan bahwa mereka tetap terbuka terhadap pengetatan kebijakan lebih lanjut, meskipun belum ada sinyal kuat mengenai kenaikan suku bunga pada pertemuan tanggal 27–28 Oktober,”

kata Ibrahim dalam keterangannya Senin, 19 Oktober 2026.

Selain itu, sentimen rupiah juga masih berasal dari potensi penurunan status pasar modal RI oleh MSCI menjadi Standalone Market. Meskipun, perpindahan kelas tersebut masih berupa usulan dan pengkajian serta belum pasti akan terjadi.

Namun hal tersebut telah meningkatkan ketidakpastian di pasar modal Indonesia, sehingga membuat investor cenderung menghindari risiko,”

jelasnya.

Saham Melemah

IHSG melemah sepanjang Senin, 19 Oktober 2026. (Sumber: Owrite/Anisa Aulia)
IHSG melemah sepanjang Senin, 19 Oktober 2026. (Sumber: Owrite/Anisa Aulia)

Di samping itu, nilai transaksi IHSG tercatat sebesar Rp25 triliun dengan melibatkan 33,9 miliar saham dalam 1,6 juta kali transaksi. Sebanyak 100 saham naik, 43 tidak bergerak, dan saham turun sebanyak 656.

Dilansir dari Stockbit, saham yang mengalami penurunan terdalam alias top loser sebagai berikut:

  • PT Bumi Teknokultura Unggul Tbk (BTEK) sebesar 25 persen ke Rp9
  • PT Express Transindo Utama Tbk (TAXI) sebesar 25 persen ke Rp9
  • PT Minahasa Membangun Hebat Tbk (HBAT) sebesar 10 persen ke Rp324

Sementara saham yang paling banyak dijual asing atau net foreign sell diantaranya:

  • PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) sebesar Rp2,33 triliun
  • PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) sebesar Rp1,15 triliun
  • PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) sebesar Rp868,01 miliar

Iklan

Topik terkait

Penulis dan penyunting

  • Reporter

    Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi

  • Redaktur

    Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.