Selain mencatat rekor pengunjung, penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2026 juga memberikan dampak ekonomi mencapai Rp5,2 triliun. Angka tersebut meningkat sekitar 4,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai Rp4,96 triliun.
Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 memberikan rekor baru dari jumlah pengunjung selama tiga hari penyelenggaraan MotoGP di Lombok, Nusa Tenggara, Barat (NTB) pada 9-11 Oktober 2026.
Mengutip dari laman resmi kemenpora, Senin, 19 Oktober 2026, total pengunjung MotoGP seri Mandalika tahun ini mencapai 157 ribu pengunjung. Jumlah tersebut meningkat sebesar 12,5 persen dibandingkan penyelenggaraan tahun 2025 yang mencapai 140 ribu pengunjung.
Hal tesebut membuat MotoGP mandalika kali ini menjadi jumlah pengunjung tertinggi sejak MotoGP pertama kali digelar pada 2022
Iklan
Dampak Ekonomi Capai Rp5,2 Triliun
Selain mencatat rekor pengunjung, penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2026 juga memberikan dampak ekonomi mencapai Rp5,2 triliun. Angka tersebut meningkat sekitar 4,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai Rp4,96 triliun.
Penghitungan tersebut mencakup pengeluaran pengunjung untuk akomodasi, makanan dan minuman, transportasi lokal, tempat hiburan, wisata, hingga oleh-oleh.
Manfaat Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 sudah mulai terasa sebelum balapan berlangsung. Wisatawan domestik dan asing datang lebih awal, menginap, menikmati kuliner, menggunakan transportasi lokal, mengunjungi destinasi wisata, dan membeli oleh-oleh. Aktivitas inilah yang memperluas manfaat ekonomi penyelenggaraan hingga mencapai Rp5,2 triliun,”
ujar pelaksana tugas direktur utama Injourney Tourism Development Corporation (ITDC), Ahmad Fajar.
Dampak ekonomi dari MotoGP Mandalika tidak hanya muncul selama balapan berlangsung. Aktivitas pariwisata juga mengalami peningkatan sekitar sepekan sebelum ajang tersebut digelar.
ITDC menilai, kondisi tersebut menunjukkan semakin besarnya peran Pertamina Grand Prix of Indonesia dalam mendorong aktivitas pariwisata dan membuka peluang usaha bagi masyarakat sekitar.
Lombok Masih Ramai
Meski balapan telah usai seminggu lalu, sejumlah tempat wisata di Lombok masih ramai dikunjungi. Beberapa pembalap dari berbagai kelas memilih memperpanjang liburannya di sekitar Lombok.
Hal tersebut terjadi karena Lokasi balapan GP selanjutnya berada di Negara Australia yang berdekatan dengan Indonesia.
Dengan meningkatnya jumlah pengunjung dan dampak ekonomi tersebut, MotoGP Mandalika menjadi salah satu momentum tiap tahun untuk memperkuat pariwisata Indonesia di mata dunia.