Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Ekonomi Bisnis

Rupiah Melemah Lagi ke Level Rp18.053, Perang dan MSCI Jadi Biang Kerok

Melemahnya rupiah didorong oleh tekanan internal dan eksternal, salah satunya berasal dari pengumuman MSCI terkait pasar modal RI.

IHSG dan Rupiah Melemah pada penutupan 16 Oktober 2026. (Sumber: Dibuat AI)
IHSG dan Rupiah Melemah pada penutupan 16 Oktober 2026. (Sumber: Dibuat AI)

Nilai tukar rupiah anjlok pada perdagangan Senin pagi, 19 Oktober 2026. Rupiah melemah 0,14 persen atau 26 poin ke level Rp18.053 per dolar Amerika Serikat (AS).

Analis Mata Uang Doo Financial Futures, Lukman Leong mengungkapkan melemahnya rupiah didorong oleh tekanan internal dan eksternal. Dari dalam negeri, tekanan masih berasal dari pengumuman MSCI terkait pasar modal RI.

Rupiah diperkirakan masih dalam tekanan internal maupun eksternal, walau sanksi OJK serta hearing BEI mungkin dapat membantu memulihkan kepercayaan pasar,”

kata Lukman kepada Owrite Senin, 19 Oktober 2026.

Perang di Dua Tempat

Ilustrasi kilang minyak Rusia yang diserag drone Ukraina.

Sedangkan dari eksternal,  Lukman mengatakan melemahnya rupiah didorong oleh tingginya tensi perang di Timur Tengah dan perang antara Rusia dan Ukraina.

Iklan

Eskalasi di Timur Tengah dan perang Ukraina-Rusia kembali melonjakan harga minyak dunia kembali menekan rupiah,”

jelasnya.

Adapun untuk perdagangan hari ini, Lukman memperkirakan bahwa IHSG akan melemah di kisaran Rp17.950 per dolar AS hingga Rp18.100 per dolar AS.

Iklan

Topik terkait

Penulis dan penyunting

  • Reporter

    Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi

  • Redaktur

    Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.