Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Ekonomi Bisnis

2 Tahun Prabowo-Gibran, Investasi yang Terkumpul di RI Capai Rp3.923,2 Triliun

Realisasi investasi yang masuk ke Indonesia selama dua tahun ini, tenaga kerja yang berhasil terserap sebanyak 5.485.944 orang.

Gambar Monokrom Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka
Presiden Prabowo Subianto danWapres Gibran Rakabuming Raka

Pemerintah Presiden Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka genap mencapai dua tahun. Realisasi investasi hingga tahun kedua ini tercatat mencapai Rp3.923,2 triliun, atau 30,1 persen dari total target 2025-2029 yang dipatok sebesar Rp13.032,8 triliun.

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Rosan Roeslani mengatakan dari realisasi investasi selama dua tahun ini, tenaga kerja yang berhasil terserap sebanyak 5.485.944 orang.

Jumlah investasi yang masuk total Rp3.923,2 triliun, dan penyerapan tenaga kerjanya adalah 5.485.944 orang,”

kata Rosan di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa, 20 Oktober 2026.

Dihitung Sejak Kuartal IV-2024

Rosan menjelaskan, periode realisasi investasi ini dihitung mulai dari kuartal IV-2024 hingga kuartal III-2026. Untuk realisasi investasi pada kuartal III-2026 sebesar Rp528,7 triliun.

Iklan

Jadi kami menghitung dimulainya pada kuartal IV-2024, jadi kami tidak menghitung dari awal tahun tapi adalah dari kuartal IV-2024, tahun 2025 penuh, 2026 hanya sampai kuartal III,”

jelasnya.
Foto udara lokasi tempat pembuangan akhir sampah saat peletakan batu pertama proyek infrastruktur Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Legok Nangka, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Rabu (29/7/2026).
Foto udara lokasi tempat pembuangan akhir sampah saat peletakan batu pertama proyek infrastruktur Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Legok Nangka, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Rabu (29/7/2026). (ANTARA FOTO/Novrian Arbi/wsj.)

Rincian Investasi

Rosan menjelaskan, untuk kontribusi investasi Jawa sebesar 48,2 persen atau Rp1.892,2 triliun. Sedangkan luar Jawa sebesar 51,8 persen atau Rp2.031 triliun.

Sementara itu, kontribusi investasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) mencapai 50,9 persen, dan Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar 49,1 persen. 

Kontribusi investasi dalam negerinya 50,09 persen atau Rp1.998,7 triliun, berbanding tipis dengan PMA-nya 49,1 persen atau Rp1.924,5 triliun,”

ujarnya.

Rosan menyebut, Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) telah menargetkan investasi pada periode 2025-2029 mencapai Rp13.032,8 triliun. Target ini dipasang untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen.  

Total target investasi yang diberikan oleh Bappenas kepada kami untuk mencapai pertumbuhan 8 peesen di tahun 2029,”

kata Rosan.

Iklan

Topik terkait

Penulis dan penyunting

  • Reporter

    Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi

  • Redaktur

    Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.