Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Ekonomi Bisnis

Rupiah Ditutup Menguat Rp17.992 per Dolar AS, IHSG Terbang 5,65 Persen

Rupiah ditutup menguat sebesar 0,33 persen atau 54 poin menjadi Rp17.992 per dolar AS. Sedangkan IHSG menguat 5,65 persen ke level 5.278.

Rupiah dan IHSG kompak menghijau di penutupan, Selasa, 20 Oktober 2026. (Sumber: Dibuat AI)
Rupiah dan IHSG kompak menghijau di penutupan, Selasa, 20 Oktober 2026. (Sumber: Dibuat AI)

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan rupiah kompak ditutup menguat pada Selasa, 20 Oktober 2026. Rupiah kini sudah tidak lagi di level Rp18.000 per dolar AS, dan IHSG terbang tinggi.

Rupiah tercatat menguat sebesar 0,33 persen atau 54 poin menjadi Rp17.992 per dolar AS. Sedangkan IHSG menguat 5,65 persen ke level 5.278.

Berdasarkan data perdagangan sore ini, beberapa nilai tukar negara Asia tercatat menguat diantaranya Rupee India (INR) sebesar 0,03 persen, Yuan Tiongkok (CNY) naik 0,06 persen.

Iklan

Kemudian Dolar Singapura (SGD) menguat 0,08 persen, Yen Jepang (JPY) menguat 0,24 persen, serta Won Korea (KRW) berotot sebesar 0,40 persen terhadap dolar AS.

Sentimen Rupiah

Gambar Rupiah Menguat
Gambar Rupiah Menguat/Doc. Owrite/Acel

Pengamat pasar uang dan komoditas Ibrahim Assuaibi mengungkapan sentimen rupiah berasal dari perintah eksekutif Presiden Donald Trump untuk mencabut sanksi dan tarif utama AS yang berkaitan dengan Rusia.

Perintah eksekutif yang diterbitkan oleh Trump pada Jumat malam mencabut sanksi dan tarif utama AS yang berkaitan dengan Rusia, termasuk bea atas barang-barang dari negara tersebut serta penalti bagi pihak yang membeli minyak dan gas Rusia,”

kata Ibrahim dalam keterangannya Selasa, 20 Oktober 2026.

Selain itu, pada pekan ini agenda ekonomi AS tidak akan diisi oleh pidato dari para pejabat Federal Reserve (The Fed). Sebab, bertepatan dengan periode blackout (masa tenang) menjelang pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) bulan Oktober. 

Namun, sejumlah data ekonomi tetap akan dirilis, seperti data mingguan klaim tunjangan pengangguran, serta data awal (flash) PMI dari S&P Global,”

jelasnya.

670 Saham Naik

Pengunjung mengamati pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dari layar gawai di Bursa Efek Indonesia (BEI). (Sumber: Antara Foto/Fakhri Hermansyah/hma)
Pengunjung mengamati pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dari layar gawai di Bursa Efek Indonesia (BEI). (Sumber: Antara Foto/Fakhri Hermansyah/hma)

Di samping itu, nilai transaksi IHSG tercatat sebesar Rp26,5 triliun dengan melibatkan 56,7 miliar saham dalam 2,5 juta kali transaksi. Sebanyak 670 saham naik, 30 tidak bergerak, dan 99 turun.

Dilansir dari Stockbit, sejumlah saham yang mengalami kenaikan tertinggi atau top gainer diantaranya: 

  • PT Atlantis Subsea Indonesia Tbk (ATLA) menguat 33,33 persen ke Rp24
  • PT Bumi Benowo Sukses Sejahtera Tbk (BBSS) naik 24,45 persen ke Rp69
  • PT Pudjiadi & Sons Tbk (PNSE) menguat 25 persen ke Rp600

Iklan

Topik terkait

Penulis dan penyunting

  • Reporter

    Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi

  • Redaktur

    Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.