Harga minyak dunia melonjak pada perdagangan Rabu, seiring meningkatnya kekhawatiran terhadap pasokan dari Timur Tengah. Para pedagang juga mencemaskan risiko pelayaran, dan ancaman terhadap infrastruktur minyak di Arab Saudi.
Dilansir dari Economic Times pada Rabu, 21 Oktober 2026, harga minyak mentah Brent melonjak lebih dari US$1, dan diperdagangkan di kisaran US$110 per barel. Sedangkan harga minyak mentah WTI juga naik lebih dari US$1 dan diperdagangkan di kisaran US$99 per barel.
Kapal Tanker Terbakar
Ilustrasi pasukan IRGC Iran tutup Selat Hormuz. (Foto: Istimewa/AI).
Menurut keterangan Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC), sebuah kapal tanker raksasa terbakar setelah menabrak ranjau laut di selatan Selat Hormuz saat melanggar peraturan Iran.
Iklan
Perusahaan pelacak kapal Kpler menyebutkan, setidaknya terdapat 18 serangan terhadap kapal yang dilaporkan selama dua pekan terakhir, menurut catatan yang dirilis pada Senin.
Serangan terhadap kapal tanker kini telah meluas melampaui Selat Hormuz, demikian dilaporkan Reuters mengutip pernyataan analis LSEG dalam sebuah catatan.
Iran telah menargetkan kapal hingga sejauh Teluk Oman, mengancam aktivitas pemuatan minyak di luar Teluk Arab, serta transfer minyak antar kapal yang selama ini membantu menopang aktivitas pemuatan minyak Timur Tengah seiring konflik yang terus berlanjut,”
katanya.
Houthi Bertanggung Jawab
Kelompok Houthi Saat Berada di Ibu Kota Yaman (Sumber: BBC)
Kelompok Houthi mengklaim bertanggung jawab atas serangan terhadap fasilitas Saudi Aramco di Yanbu, ladang minyak Shaybah, serta bandara Riyadh dan Abha di Arab Saudi. Jumlah korban tewas akibat serangan Houthi terhadap pasukan pemerintah Yaman pada Senin, melonjak menjadi 73 seiring dengan memanasnya pertempuran.
Kenaikan harga minyak hari ini terjadi setelah harga komoditas tersebut turun pada Selasa, menyusul pembahasan upaya mediasi oleh Presiden Iran dalam pertemuan dengan Kepala Angkatan Darat Pakistan di Teheran.
Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi mengatakan dalam wawancara televisi pada Selasa bahwa Iran belum menerima tanggapan dari Arab Saudi, maupun kelompok Houthi di Yaman atas tawaran Iran untuk membantu memediasi perundingan perdamaian.