Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Ekonomi Bisnis

Bahlil Sindir Negara yang Kemerdekaannya Diberikan: Jangan Merasa Paling Hebat!

Bahlil mengingatkan negara lain agar tidak merasa lebih hebat daripada Indonesia, terlebih jika kemerdekaannya diperoleh melalui pemberian.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dalam acara CNBC Energy Forum 2026 di Jakarta, Kamis, 25 Juni 2026. (Sumber: Owrite/Natania Longdong)
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dalam acara CNBC Energy Forum 2026 di Jakarta, Kamis, 25 Juni 2026. (Sumber: Owrite/Natania Longdong)

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan Indonesia harus memiliki prinsip dalam menjaga kedaulatan dan memperjuangkan kepentingan nasional. Ia mengingatkan negara lain agar tidak merasa lebih hebat daripada Indonesia, terlebih jika kemerdekaannya diperoleh melalui pemberian.

Pernyataan itu disampaikan Bahlil saat peresmian penerimaan gas JNE#6 dan fasilitas produksi Lapangan Maha–South, Kamis, 22 Oktober 2026. Dalam kesempatan tersebut, ia menekankan pentingnya sikap saling menghormati dalam hubungan antarnegara, termasuk ketika membahas kebutuhan pasokan energi.

Saya tidak ingin ada negara lain yang kemerdekaannya diberikan mau untuk mencoba menganggap seolah-olah mereka yang paling hebat daripada negara yang lain,”

kata Bahlil dikutip dari saluran YouTube Kementerian ESDM.

Bicarakan Baik-baik

Bahlil saat peresmian penerimaan gas JNE#6 dan fasilitas produksi Lapangan Maha–South, Kamis, 22 Oktober 2026 (Sumber: Youtube Kementerian ESDM).
Bahlil saat peresmian penerimaan gas JNE#6 dan fasilitas produksi Lapangan Maha–South, Kamis, 22 Oktober 2026 (Sumber: Youtube Kementerian ESDM).

Bahlil juga menegaskan Indonesia tidak seharusnya hanya didatangi negara lain ketika membutuhkan bantuan, termasuk pasokan energi.

Iklan

Menurut dia, persoalan antarnegara semestinya dapat dibicarakan secara baik-baik dengan tetap menjunjung rasa saling menghormati.

Jangan di saat mereka butuh baru mereka datang untuk memohon. Di saat ada persoalan lain yang sesungguhnya itu mampu dibicarakan dengan baik-baik seperti saudara yang tidak tahu adat aja,”

ujar Ketua Umum Partai Golkar itu.

Menteri yang juga menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi itu menekankan bahwa kemerdekaan Indonesia bukanlah hasil pemberian negara lain. Kemerdekaan tersebut diraih melalui perjuangan panjang yang memakan banyak korban jiwa dan penderitaan.

Banyak yang dibunuh, banyak yang disuruh kerja paksa, banyak yang dilakukan pemerkosaan. Jadi kemerdekaan Indonesia diraih dengan cara keringat dan air mata serta nyawa,”

tegas Bahlil.

RI Harus Tegas dan Berdaulat

Karena itu, Bahlil menilai sejarah perjuangan bangsa harus menjadi landasan bagi Indonesia untuk bersikap tegas dalam menjaga kedaulatan. 

Ia menekankan bahwa hubungan dengan negara lain perlu dibangun atas dasar saling menghormati, bukan dengan menganggap satu negara lebih unggul daripada negara lainnya.

Iklan

Topik terkait

Penulis dan penyunting

  • Reporter

    Natania Longdong adalah jurnalis di Owrite yang berfokus pada isu internasional, energi, dan lingkungan. Dengan pengalaman lebih dari empat

  • Redaktur

    Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.